Prabowo Terpilih Bertekad Ciptakan Pemerintahan Bersih Dari Korupsi

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat berada di Gelanggang Remaja Pekanbaru, di hadapan ribuan pendukungnya, Rabu (13/3/2019). Ia bertekad menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi. Pernyataannya itu diungkapkan Prabowo saat kampanye di Pekanbaru, Riau.

“Insya Allah jika terpilih pada 17 April 2019 untuk memimpin Indonesia, akan membentuk pemerintah yang bersih,” ujar Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu mengaku gerah dengan sejumlah praktik korupsi yang merajalela di Indonesia. Saat ini penegak hukum yang paling dipercaya rakyat sudah menanganinya.

“Di negara kita banyak kali korupsi. Koruptor terlalu banyak dan mencuri kekayaan kita. Kalau mau bukti, silakan tanya ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi),” ujar Ketum Partai Gerindra.

Prabowo Terpilih Bertekad Ciptakan Pemerintahan Bersih Dari Korupsi

Pria kelahiran 17 Oktober 1951 ini menjelaskan, bahwa Ia bersama Cawapres Sandiaga Uno apabila diberi amanah, akan berjuang untuk memerangi korupsi. Menurutnya. sikap koruptif sangat merugikan negara dan rakyat.

“Bila diberi amanah memimpin negeri ini, saya akan mencari putra putri terbaik Indonesia untuk membantu saya menjalankan roda pemerintah. Mereka itu harus cerdas, pandai, jujur dan yang paling penting adalah akhlaknya baik. Mari kita perangi bersama sikaf koruptif,” ujarnya.

Prabowa mengakui, sudah banyak kekayaan Indonesia dikorupsi. Penyebab utamanya adalah mental pejabat yang mudah disogok.

“Untuk itulah, kita bersama Partai Pengusung, Partai PAN, PKS, Gerindra, Demokrat dan Partai Berkarya memiliki pandangan sama untuk membetuk negara yang bersih dari korupsi,” lanjutnya.

Prabowo juga mengkritisi mental orang yang menjabat dan digaji oleh uang rakyat selalu berhianat. Padahal pejabat itu digaji untuk melayani rakyat tapi malah mencari kekayaan dari hasil korupsi uang negara.

“Saya kesal adanya pejabat negara yang digaji oleh uang rakyat malah melakukan korupsi. Dia memperkaya diri dan kelompoknya dari jabatan yang amanahkan,” ujarnya.

via Prabowo Terpilih Bertekad Ciptakan Pemerintahan Bersih Dari Korupsi

credit by #913

Pengawal VVIP Mabes Polri Minta Maaf Dan Beri Penjelasan Terkait Berita Hoax Prabowo

Cianjur – Lewat sebuah video yang dibagikan oleh Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak lewat akun akun instagram pribadinya, memperlihatkan bahwa satuan petugas pengawal VVIP Mabes Polri yang bertugas mengamankan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan penjelasannya serta permintaan maafnya.

Dalam sebuah video yang berdurasi 53 detik tersebtut, nampak 5 orang anggota kepolisian, yang dipimpin oleh AKBP Rahmat Hakim menuturkan penjelasannya atas kejadian Prabowo sedang memarahi salah satu tim pengamanannya dari atas mobil.

“Saya AKBP Rahmat Hakim dari Satgas PUS Pengawal VVIP Mabes Polri yang ditugaskan selaku ADC Paslon Capres 02 Bapak Haji Prabowo Subianto kami memohon maaf kepada masyarakat Cianjur,” ujar Rahmat melalui video tersebut.

Tidak hanya kepada masyarakat, Rahmat juga menuturkan permohonan maafnya kepada Prabowo. Permintaan maar ini dia sampaikan sebab pengawalan yang sudah dilakukan oleh pihaknya malah membuat bahaya untuk masyarakat.

Pengawal VVIP Mabes Polri Minta Maaf Dan Beri Penjelasan Terkait Berita Hoax Prabowo
Pengawal VVIP Mabes Polri Minta Maaf Dan Beri Penjelasan Terkait Berita Hoax Prabowo

Sampai dengan tersebarnya video pada saat Prabowo memarahi salah satu pengawalnya tersebut. Yang mana kenyataannya ialah Prabowo justru hanya menyuruh pengawal tersebut bersikan lebih santun dan juga kemanusiaan kepada masyarakat.

“Serta kepada Bapak Prabowo Subianto atas pengawalan yang kami laksanakan karena antusiasme masyarakat yang mendekat,” tuturnya.

“Sehingga Bapak Prabowo mengingatkan kami untuk menjaga keselamatan masyarakat dan bersikap lebih humanis kepada masyarakat, demikian pernyataan kami untuk meluruskan berita-berita hoaks yang beredar,” imbuhnya.

Diketahui bahwa sebelumnya Prabowo melakukan kunjungan ke Cianjur, Jawa Barat, akan tetapi terdapat kejadian pada saat Ketua Umum Partai Gerindra tersebut marah-marah serta nampak mendorong tangan seorang pada saat berkonvoi memakai sebuah mobil. Terjadi kontak fisik di sana.

Sampai video tersebut beredar luas melalui jejaring sosial. Prabowo yang sedang berdiri dari atas sebuah mobil hitamnya tengah berjalan pelan menuju Taman Prawatasari, Cianjur, yang kemudain Prabowo marah dan tampak mendorong tangan seorang pria yang memakai pakaian batik.

via Pengawal VVIP Mabes Polri Minta Maaf Dan Beri Penjelasan Terkait Berita Hoax Prabowo

credit by #913

Seorang Ustadz Asal Banyuwangi Sebut Jika Jokowi Menang Pilpres Indonesia Akan Hancur

Viral dengan dihebohkannya foto bungkus kondom bergambar wajah capres dan cawapres kubu petahana, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hal tersebut makin ramai diperbincangkan karena telah beredar di media sosial, mulai dari grup WhatsApp hingga Twitter.

Karena viralnya berita tersebut Ustad Supriyanto asal Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, menyebutkan bahwa pemerintahan era Jokowi akan melegalkan undang-undang perzinahan. Dan apabila paslon dengan nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf menang dalam Pilpres 2019 maka dipastikan Indonesia akan hancur.

Terkait Kondom Bergambar Jokowi-Maruf, Gerindra pun menjawab, Jika Kami Digambar Kondom Itu, Gak Akan Kalang Kabut

Fahri Hamzah Sebut Prabowo Korban Kampanye Negatif, Netizen: Istigfar Bro, Keburukan Akan Siksa Kematian

“Berjuang bersama ya. Saat ini pemerintah sedang menggodok undang-undang pelegalan perzinahan. Kalau sampai lolos hancur negara kita,” ujarnya.

“Maka jika sampai ini disahkan, maka tidak sesuai dengan Pancasila sila Ketuhanan Yang Maha Esa,” tambahnya.

“Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan paslon nomor 02 bisa menang. Kita berjuang, kita ajak saudara-saudara kita yang mau.  Jika ada yang tidak mau jangan dipaksa,” pungkasnya.

Sebelumnya, menanggapi hal tersebut Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Habiburokhman, Minggu (10/3). Angkat bicara. BPN Prabowo-Sandi memastikan bahwa foto-foto viral tersebut bukan berasal dari kubu mereka.

“Kami pastikan itu bukan dari BPN,” ujarnya.

“Dan jangan sampai ada yang mengkait-kaitkan hal itu dengan BPN.” Imbuhnya.

Habiburokhman meminta agar tidak ada pihak yang main tuduh. Ia juga kembali mengungkit kembali poster “Raja Jokowi” yang sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu. Terpasang di sekitar wilayah Banyumas. Ternyata, pemasang alat peraga tersebut adalah seorang pendukung dari kubu petahana sendiri.

via Seorang Ustadz Asal Banyuwangi Sebut Jika Jokowi Menang Pilpres Indonesia Akan Hancur

credit by #913

Tren Naiknya Elektabilitas Prabowo-Sandi, Nampak Terlihat Saat Berkampanye

Jakarta – Mardani Ali Sera yang juga merupakan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi mengatakan bahwa tren dari elektabilitas pasangan Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi tengah mengalami penaikan sekitar 3 persen. Hal tersebut, Mardani menyampaikan, bisa dilihat dari sebuah survei dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dikutip pada Senin (11/03/19) “Nah buat Pak Prabowo naik 3 persen ini sudah satu kemajuan,” tutur Mardani saat berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dan berdasarkan sebuah survei terbaru daeri SMRC kepada 1.426 responden, sebanyak 54,9 persen  telah memilih  paslon nomor urut 01. Dan di sisi lain pasangan Prabowo – Sandi sebesar 32,1 persen. Sementara bagi orang yang tidak tahu atau merahasiakan pilihannya sebanyak 13,0 persen.

Tren Naiknya Elektabilitas Prabowo-Sandi, Nampak Terlihat Saat Berkampanye
Tren Naiknya Elektabilitas Prabowo-Sandi, Nampak Terlihat Saat Berkampanye

Yang mana pengumpulan data tersebut dalam survei ini terjadi ada tanggal 24-31 Januari 2019. Selanjutnya Mardani mengacu pada sebuah hasil survei SMRC mengenai elektabilitas calon presiden yang telah dibuat pada September 2018. Yang aman dengan mewwancarai sebanyak 1220 responden, yang mana surveo tersebut menyatakam bahwa 60,2 % warga yang akan memilih sebagai presiden, sementara yang akan memilih Prabowo hanya sebesar 28,7 persen.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sanditersebut mengatakan bahwa pegingkatan elektabilitas Prabowo – Sandi itu nampak dari realitanya yang ada di lapangan. Pria yang juga merupakan seorag politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menilai bahwa masyarakat saat ini sangat antusias kepada kaampanye yang di adakan oleh pihak Capres Cawapres 02 Prabowo – Sandi.

“Kami melihat fakta di lapangan bagaimana antusias masy arakat terhadap kampanye Pak Prabowo dan Bang Sandi luar biasa,” pungkas  politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut

via Tren Naiknya Elektabilitas Prabowo-Sandi, Nampak Terlihat Saat Berkampanye

credit by #913

BPD Prabowo-Sandi Yakin Masyarakat Sulsel Ingin Adanya “Berua Baji”

MAKASSAR – Berdasarkan perolehan hasil Survei dari Script Survei Indonesia (SSI) menyatakan elektabilitas Kubu Petahana dengan Pihak Prabowo – Sandi. Yang mana hasil tersebut menyatakan bahwa pasangan calon presiden nomor urut 01 sebesar 45,49 persen. Dan untuk Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi mendapat perolehan suara sebesar 48,17 persen. Sedangkan suara yang masih mengambang sebesar 6,34 persen.

Dan berdasarkan peroleh hasil tersebut juga ditanggapi oleh Idris Manggabarani selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan.

Dilansir pada Minggu (10/03/19) “Saya kira lebih dari itu (elektabilitasnya, indikator di bawah masyarakat, semua yang kami temui mereka mau presiden baru,” ungkap Idris.

Dirinya mengatakan bahwa daerah selatan mengucapkan ” berua baji” dan untuk daerah Bugis juga menginginkan adanya perubahan.

“Kalau data itu benar, dan itu kalau pukulan telak untuk petahan karena mereka sudah bekerja selama 4 tahun,” tutur Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Sulsel ini.

Dan berdasarkan data tersebut, Prabowo – Sandi menang di 12 Kabupaten, dan untuk Kubu Petahana hanya di 11 Kabupaten. Dan memang untuk di Makassar, Tim Petahana cukup unggul dibandingkan dengan Pasangan Prabowo – Sandi.

BPD Prabowo-Sandi Yakin Masyarakat Sulsel Ingin Adanya "Berua Baji"
BPD Prabowo-Sandi Yakin Masyarakat Sulsel Ingin Adanya “Berua Baji”

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan ini juga mengatakan ahwa gambaran nasional, Prabowo – Sandi cukup tipis.

“Gambaran nasional, hampir semua (Prabowo Subianto-Sandiaga menang), sisa perbedaan tipis secara nasional. Ini swing voter masih tinggi. Dalam petahan terancam, Prabowo Subianto-Sandiaga, Insya Allah bisa menang,” ujarnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan ini juga mengimbau kepada oara tim, relawan serta simpatisan unguk turut mengajak masyarakat untuk memilih Prabowo – Sandi.

“Kami ajak rakyat ke TPS, kami khawatir banyak orang tak pergi memilih. Kami berupaya memaksimalkan semua simpul,” pungkas Idris Manggabarani selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan.

via BPD Prabowo-Sandi Yakin Masyarakat Sulsel Ingin Adanya “Berua Baji”

credit by #913

Hasil Survei The Haluoleo Institute Nyatakan Prabowo Unggul Di Sulawesi Utara

Hasil survei dari The Haluoleo Institute didapatkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lebih unggul disbanding kubu petahana Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Diketahui elektabilitas Prabowo-Sandiaga disebut berada pada angka 44,02 persen, sementara Jokowi-Ma’ruf hanya 38,4 persen.

Untuk diketahui survei itu dilakukan pada 18-23 Februari 2019 dengan jumlah 660 responden dari 17 kabupaten/kota di Sultra. Dan lembaga ini juga merilis hasil survei elektabilitas tiap paslon dari enam dapil di Sultra.

Hasil Survei The Haluoleo Institute Nyatakan Prabowo Unggul Di Sulawesi Utara

“Itu merupakan rilis kami, namun bisa berubah tergantung dari tim masing-masing pasangan, karena masih ada 17,4 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya,” ujar Naslim Sarlito selaku Direktur The Haluoleo Institute, Kendari, Minggu (10/3/2019).

Paslon nomor urut 02 juga disebut unggul di Dapil I (Kota Kendari). Pasangan yang diusung Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN ini memperoleh elektabilitas 55,1 persen, sementara Jokowi-Ma’ruf memperoleh elektabilitas 27,5 persen serta jumlah warga yang belum menentukan pilihan 17,4 persen.

Pada Dapil II (Kabupaten Konawe Selatan dan Bombana), Jokowi-Ma’ruf disebut unggul dengan elektabilitas 43,3 persen dan Prabowo-Sandiaga 40,8 persen serta warga yang belum menentukan pilihan 15,9 persen. Kemudian di Dapil III (Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Buton Utara), Jokowi-Ma’ruf unggul dengan elektabilitas 47 persen, dan Prabowo-Sandiaga 45% dan warga yang belum menentukan pilihan 8,0 persen.

Dan juga, di Dapil IV (Kota Baubau, Kabupaten Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, dan Wakatobi), Jokowi-Ma’ruf disebut masih unggul dengan 48,7 persen disusul Prabowo-Sandiaga 39,3 persen dan warga yang belum menentukan pilihan sebanyak 18,0 persen. Berikutnya, Dapil V (Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara dan Kolaka Timur) Prabowo-Sandiaga mendapat 57,4 persen, Jokowi-Ma’ruf memperoleh 23,1 persen serta warga yang belum menentukan pilihan sebanyak 15,2 persen.

Dan yang terakhir pada Dapil VI (Kabupaten Konawe, Konawe Utara, dan Konawe Kepulauan) diungguli Prabowo-Sandiaga 38,9 persen, Jokowi-Ma’ruf mendapat 30 persen, dan yang belum menentukan pilihan 31,1 persen. Namun Naslim mengatakan angka tersebut bisa saja berubah.

“Kita akan kembali merilis pada April, kemungkinan semua mengalami perubahan itu mungkin,” katanya.

via Hasil Survei The Haluoleo Institute Nyatakan Prabowo Unggul Di Sulawesi Utara

credit by #913

Para Ulama Dan Kiai Ponpes Darussalam Garut Doakan Prabowo Presiden 2019-2024

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto melakukan lawatan ke Pondok Pesantren Darussalam, Wanaraja, Garut, Jawa Barat, Sabtu (9/3). Kedatangan Prabowo tersebut disambut oleh ketua yayasan Ponpes Darussalam, Kiai Haji Abdul Halim.

Abdul menyebutkan, masyarakat Garut merasa diberikan kehormatan besar atas kunjungan Prabowo. Dia pun mengaku mengubah jadwal kunjungannya ke Mekkah demi menyambut kedatangan Prabowo.

“Kenapa saya mempercepat kunjungan saya, karena sebagai tuan rumah akan sangat tidak etis saat kedatangan Pak Prabowo saya tidak ada di rumah,” ujar Kiai Haji Abdul Halim.

Para Ulama Dan Kiai Ponpes Darussalam Garut Doakan Prabowo Presiden 2019-2024

Diketahui, sebagai salah satu pondok pesantren Nahdlatul Ulama (NU) di Garut, Abdul mendoakan Prabowo-Sandi menang di Pilpres 2019 dan keselamatan bangsa.

“Secara kultural kami adalah NU, kita semua yang hadir memiliki tanggung jawab memenangkan paslon nomor 02. InsyaAllah 17 April kita akan mendapat presiden baru,” ujar Abdul.

Sementara, Mantan Danjen Kopassus itu pub mengucapkan terima kasih atas sambutan para kiai dan ulama serta masyarakat Garut. Prabowo mengaku kaget, niatnya untuk sowan dan silaturahmi ke para kiai justru disambut meriah oleh ribuan masyarakat.

“Terima kasih doa yang telah dipanjatkan para ulama dan kiai. Terima kasih atas antusiasme masyarakat Garut yang sudah menunggu sejak pagi. Hari ini saya penuhi janji saya untuk bersilaturahmi dengan rakyat Garut,” ujar Prabowo.

Ketum Partai Gerindra itu merasa bangga dengan militansi masyarakat Jawa Barat dalam mendukung paslon nomor urut 02. Meski tak punya banyak uang untuk mencetak alat peraga kampanye, warga Jawa Barat khususnya Garut membuat baliho berbahan karung.

Dalam perjalanan Prabowo banyak dihiasi Baliho-baliho itu seperti tampak di sepanjang jalan menuju Kecamatan Wanaraja. Baliho-baliho itu terbuat dari karung dan disablon alakadarnya. Prabowo bahkan mendapat hadiah baliho karung bertuliskan angka 02 yang telah diberi pigura.

“Dari jalan saya lihat baliho dengan tulisan tangan (sablon) dari karung. Saya lebih bangga baliho seperti ini,” kata Prabowo.

Hal itu semakin Prabowo merasa yakin masyarakat memilih sesuai hati nurani. Mantan Danjen Kopassus itu tak malu meski balihonya bersama Sandiaga Uno kalah banyak.

“Saya yakin baliho saya dan Sandiaga di hati kalian semua,” ujarnya.

Diketahui, Kedatangan Prabowo ke Garut merupakan kali kedua. Di kunjungan pertama ia tak bisa hadir ke Ponpes Darussalam. Hari ini, Prabowo menyebut menepati janjinya untuk hadir ke Darussalam.

“Garut dua kali kunjungan. InsyaAllah mungkin tiga kali saya akan datang,” pungkasnya.

via Para Ulama Dan Kiai Ponpes Darussalam Garut Doakan Prabowo Presiden 2019-2024

credit by #913

Kebijakan Petahana Naikan Gaji PNS Nampak “Plagiat” Program Prabowo-Sandi

Jakarta – Diberitakan sebelumnya akan kepastian pengeluaran kebijakan mengenai kenaikan gaji PNS dikatakan oleh Presiden saat ini saat melakukan sebuah kunjungan kerja ke Lampung. Yang mana hal tersebut disampaikan sebab ada PNS yang bertanya secara langsung akan persoalan kenaikan gaji. Mengetahui hal tersebut, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengatakan bahwa waktu kenaikan gaji PNS tahun ini bernuansa politik.

Dikutip pada Jumat (08/03/19) “Jelas timing-nya ini bernuansa politis, apalagi beberapa program/proyek juga dikebut agar selesai sebelum 17 April 2019. Contohnya MRT yang diminta selesai bulan Maret/April ini,” ujar Dradjad Wibowo, selaku anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandiaga,  saat dimintai tanggapan.

“Jadi, kenaikannya kita dukung. Tapi timing-nya itu lho, mbok ya jangan vulgar,” sambungnya.

Dradjad mengatakan bahwa program kenaikan gaji para PNS ini adalah suatu cara upaya untuk memperkuat birokrasi pemerintahan. Oleh sebab itulah, Dradjad menambahkan bahwa semua fraksi di DPR RI, mencakup juga yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi juga mendukung adanyanya program tersebut.

“Prabowo dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa gaji aparat perlu dinaikkan. Itu sesuai dengan salah satu syarat utama tercapainya masyarakat yang adil dan makmur, yaitu birokrasi/pemerintahan yang kuat dan bersih,” tutur Dradjad.

Kebijakan Petahana Naikan Gaji PNS Nampak "Plagiat" Program Prabowo-Sandi
Kebijakan Petahana Naikan Gaji PNS Nampak “Plagiat” Program Prabowo-Sandi

“Karena itu, kenaikan gaji PNS tentu kita dukung. Ini sesuai dengan program Prabowo-Sandi. Apalagi, kenaikan 5% tersebut sudah ada dalam APBN 2019. Seluruh Fraksi di DPR menyetujui kenaikan gaji PNS dan pensiunan sebesar rata-rata 5%, termasuk Fraksi Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat yang mendukung Prabowo-Sandi,” imbuh Dradjat.

Dradjad menilai bahwa kebijkan mengenai kenaikan tersebut juga sudah ada sejak awal. Maka atas dasar itulah, dirinya mengatakan bahwa waktu pengeluaran aturan tersebut bernuansa politik.

“Yang menjadi kontroversi adalah pemilihan waktu pembayarannya. PP yang menjadi dasar kenaikan ini seharusnya kan bisa disiapkan lebih awal. Sehingga, kenaikan tersebut bisa direalisasikan sejak 1 Januari 2019,” ungkap pria yang juga merupakan  politikus PAN.

via Kebijakan Petahana Naikan Gaji PNS Nampak “Plagiat” Program Prabowo-Sandi

credit by #913

Prabowo-Sandi Saling Lengkapi Perkuat Basis Suara Di Jawa Barat

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melakukan kunjungan kampanyenya ke sejumlah wilayah di Jawa Barat sejak Jumat (8/3/19). Apabila Prabowo memulai titik kampanye di Kota Bandung, Sandiaga telah memulai kunjungannya dari Kabupaten Pangandaran.

Saat kunjungannya di Pangandaran, Cawapres nomor urut 02, Sandiaga menjawab beberapa pertanyaan dari wartawan soal elektabilitas pasangan Jokowi-Ma’ruf yang diklaim telah unggul di Jawa Barat. Sandi mengatakan bahwa timnya sudah merencanakan sejumlah strategi.

Prabowo-Sandi Saling Lengkapi Perkuat Basis Suara Di Jawa Barat

Sandi mengungkapkan timnya tersebut akan terus memperkuat basis di Jawa Barat. Sandi menjelaskan, pada saat yang bersamaan, dirinya dan Capresnya Prabowo, sudah memulai kampanye di titik berbeda namun juga telah direncanakan untuk bertemu di satu titik

“Hari ini Pak Prabowo di Bandung, saya di Pangandaran. Nanti kita crossing di wilayah Garut,” jelas Sandi dihadapan para awak media saat berada di Kabupaten Pangandaran.

Disambung Sandi, timnya juga akan fokus menggarap wilayah di Jawa Barat dengan penduduk padat. “Kita akan all out di beberapa kabupaten yang padat penduduknya. Mudah-mudahan kita bisa memenangkan hati dan pikiran warga Jawa Barat,” ujar Sandi.

Untuk diketahui, Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno telah melakukan kunjungan kampanye ke Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (08/2/2019). Dari Pangandaran, Sandi direncanakan melanjutkan perjalanan ke Kota Banjar, Kabupaten Ciamis, Kota/Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.

via Prabowo-Sandi Saling Lengkapi Perkuat Basis Suara Di Jawa Barat

credit by #913

Di Jabar, PKS Yakin Peroleh 70 % Untuk Prabowo-Sandi

BANDUNG – Partai Keadilan Sosial membentuk sebuah Tim Pemenangan sampai dengan tingkatan TPS, terutama di daerah Pemilihan Jawa Barat 1, yaitu Kota Bandung, serta Cimahi. Dan dalam waktu 40 hari terakhir mendekati masa pemilihan umum yang akan dilakukan pada tanggal 17 April 2019 mendatang, pergerakan kampanye door to door juga semakin gencar.

Haru Suandharu, yang juga merupakan Wakil Ketua DPW PKS Jawa Barat menyampaikan bahwa hal tersebut disampaikan bersama dengan para kader PKS di Kota Bandung serta Kota Cimahi yang bertempat di Gedung Bikasoga Bandung, pada Kamis (07/03/19). Hadir pula sesepuh PKS yakni Hilmi Aminuddin dan Ahmad Syaikhu.

“Kami menyemangati dan mendoakan para kader agar bersemangat dalam 40 hari terakhir kampanye. Sehingga mudan-mudahan apa yang sudah ditargetkan oleh DPP itu bisa dicapai oleh PKS,” ujar Haru setelah kegiatan tersebut.

Para kader PKS juga didesak untuk semakin gencar dalam mensosialisasikan Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi untuk bisa memenangi Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Dalam waktu mendekati 40 hari ini, akan dilakukan dengan cara penggerakan seluruh kader PKS untuk menjadi penanggung jawab di setiap TPS. Dan nanti tak hanya menjadi saksi, akan tetapi juga terdapat yang menjadi penanggung jawab untuk mengadakan sosialisasi kepada masyarakat di tingkatan TPS.

“Harapannya dengan demikian maka akan banyak lagi masyarakat yang mengetahui profil anggota dewan dari PKS, kemudian pasangan presiden yang didukung, kemudian program program ataupun janji kampanye, baik pasangan Prabowo-Sandi ataupun PKS,” ujarnya.

Di Jabar, PKS Yakin Peroleh 70 % Untuk Prabowo-Sandi
Di Jabar, PKS Yakin Peroleh 70 % Untuk Prabowo-Sandi

Dengan harapan dengan adanya komunikasi di tingkat TPS dapat lebih efektif untuk menjangkau konstituen. Jadi bukan hanya sebuah saksi, akan tetapi ada juga relawan anggota dari jaringan yang selama ini telah siap dalam mendukung Prabowo – Sandi sekaligus juga PKS.

“Kita bukan berkumpul di tingkat provinsi, kota, kecamatan, tapi TPS. Kita minta setiap elemen mendistribusikan ke setiap TPS, harapannya nanti bisa saling bantu, saling jaga di TPS,” sambungnya.

Haru juga menyampaikan bahwa pihaknya baru akan mengadakan survei elektabilitas Calon Presiden serta PKS kembali pada bulan Maret. Akan tetapi kubu petahana merilis sendiri bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi di Jawa Barat menurun 8%.

“Mudah mudahan ini menjadi penyemangat. Kami sampaikan kepada kader kita itu berangkatnya dari 60 persen Prabowo-Hatta waktu itu, masih belum kembali seperti 2014. Makanya kita berharap para kader harus bekerja dengan penuh semangat, makanya kami sampaikan bahwa di Jabar bisa sampai 70 persen,” pungkasnya.

via Di Jabar, PKS Yakin Peroleh 70 % Untuk Prabowo-Sandi

credit by #913