Jakarta – Hinca Panjaitan selaku Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi mengomentari penampilan Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam acara debat yang keempat bisa tampil tidak hanya sebagai Calon presiden, akan tetapi bisa menjadi seorang negarawan.
Hinca menilai, bahwa Prabowo bisa menjelaskan secara baik kepada publik mengenai persoalan yang masih menimpa bangsa Indonesia. Dengan begitu, masyarakat diberikan kepastian mengenai penyelesaian masalah yang saat ini masih dihadapi Indonesia tersebut
Dikutip pada Sabtu (30/03/19) “Beginilah seharusnya seorang [calon] presiden untuk memastikan isu-isu pertahanan, keamanan, ideologi, hubungan luar negeri dan pemerintahan,” tutur Hinca saat dijumpai seusai debat, di Hotel Shanngri-La.
Berhubungan dengan persoalan ideologi yang juga dibahas dalam acara debat, Hinca menambahkan hal tersebut dijawab oleh Prabowo Subianto dengan jelas bahwa Pancasila adalah harga mati. Perihal tersebut sebab Prabowo Subianto merupakan seorang mantan Prajurit.
“Jadi kalau ada yang tuduh-tuduh dia (Prabowo) katanya tidak pancasilais, sudah dijawab dengan sangat jelas (oleh Prabowo),” tuturnya.
Prabowo Tampil Gagah Bak Negarawan Saat Hadapi Debat Keempat
Sama halnya juga dengan isu pertahanan dan keamanan bahwa kebangkitan alutsista nyatanya sudah berdiri saat pemerintahan yang sebelumnya. Hinca menyampaikan bahwa semua permasalahan pada debat kali ini sudah diambil semua oleh Prabowo Subianto.
“Karena itu memang bidangnya kan. Menurut saya debat kali ini empat isu itu sangat leading,” tuturnya.
Diketahui bahwa dalam debat keempat, Prabowo Subianto ingin para pemimpin bisa memberi contoh nilai-nilai Pancasila, kepada masyarakat. Prabowo menilai bahwa pemimpin harus dapat menciptakan suasana yang menyejukkan. “Terutama pemimpin harus memberi contoh mempersatukan, menyejukkan, memberi contoh dalam masalah edukasi,” tutur Prabowo.
Tak hanya itu, Prabowo menerangkan bahwa politik bukanlah untuk memecah belah, serta idak boleh memilih orang dengan memandang SARA. “Dalam memilih orang tidak boleh pandang suku, agama, dan ras,” kata Prabowo.
Pria yang juga merupakan Sekretaris Jenderal dari Partai Demokrat tersebut menilai Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sudah menang telak dibandingkan Capres petahana tersebut. Prabowo Subianto yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra tersebut bisa memberikan gagasan besar hingga bisa menarik masyarakat untuk memilih Prabowo – Sandi di Pemilihan Presiden 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019 mendatang.
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi merasa puas atas penampilan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam debat capres keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019). BPN mengatakan Prabowo mempunyai kemampuan dalam berkomunikasi.
“Terlihat sekali kualitas komunikasi beliau,” pungkas Sudirman Said selaku Direktur Materi dan Debat BPN, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2019).
Sudirman mengungkapkan ketika Manatan Danjen Kopasus menyampaikan permasalahan yang bersifat substansi.
“Bahwa ketika sampai pada substansi yang sangat penting bagi negara, maka nada suaranya dari suara yang sangat commited. Bahkan cenderung sedikit ada emosi dalam hal baik,” pungkasnya.
Sudirman menilai tata cara berbicara terkait kemanusiaan, maka Prabowo mengenakan nada yang ringan. Menurutnya, hal ini mencerminkan kualitas seorang pemimpin.
“Tapi begitu sampai pada hubungan-hubungan kemanusiaan menjadi ringan, menjadi jenaka, itulah kualitas pemimpin sejati,” ujarnya.
“Jadi komit pada tindakan-tindakan substansi, tapi dalam menjaga hubungan persaudaraan tetap ringan, tetap cair,” imbuhnya.
Sudirman mengatakan debat semalam diakhiri dengan manis. Sebab, menurutnya kedua kandidat dapat berkomunikasi dengan baik.
“Juga diakhiri kita menyaksikan dengan manis ketika kedua negarawan ini menyampaikan komunikasi dengan sangat baik,” jelasnya.
Juru Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ansufri Idrus Sambo menyatakan perjalanan kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diperkuat oleh campur tangan langit.
“Sebelum penentuan capres dan cawapres, penentuan (capres dan cawapres), dan sampai sekarang amat sangat kental sekali campur tangan langit dalam perjuangan kami ini,” kata Ansufri disaat bertausiah di acara Doa Bersama Eksponen Al-Azhar di Jakarta, Sabtu (30/3/2019).
Ansufri menyebutkan tanda-tanda campur tangan langit sudah terlihat sejak Aksi 212 dan aksi-aksi sebelumnya yang berhasil melengserkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Menurut Ansufri, karena kehendak Allah, Ahok yang kala itu mendapatkan dukungan kuat, terpeleset lidah saat menghadiri acara di Kepulauan Seribu. Kejadian itu menyeret Ahok harus menjalani hukuman atas tudingan pelecehan agama.
Ansufri menilai semangat aksi 212 terus bergulir dan semakin memperkuat umat Islam. Jadi tak heran, jumlah peserta Reuni 212 diklaim Ansufri dua kali lipat lebih banyak dari aksinya sendiri.
“Belum pernah dukungan rakyat begitu kuatnya kepada Presiden dan Wakil Presiden kecuali sekarang. Bisa dirasakan. Kita sudah ikut dari pilpres 1999, awal reformasi, tidak seperti ini semangatnya waktu itu,” pungkasnya.
BPN : Dari Awal Reformasi Belum Pernah Ada Dukungan Besar Rakyat Selain Ke Prabowo-Sandi
Tidak hanya itu, terpilihnya Sandiaga sebagai pasangan Prabowo juga merupakan campur tangan langit karena sangat jarang satu pasangan capres dan cawapres berasal dari partai yang sama. Sebagai catatan, Sandiaga sebelumnya pernah diusung partai yang dipimpin oleh Prabowo yakni Gerindra.
Maka dari itu, Ansufri mengajak peserta untuk berdoa demi kemenangan Prabowo-Sandi. Ia juga mengingatkan kekuatan doa sangat besar dan dapat mengubah takdir.
Doa bersama Eksponen Al Azhar diselenggarakan dalam rangka kelancaran dan keamanan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Selain itu, doa juga ditujukan untuk mendukung kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
Sebagai informasi, Eksponen Al Azhar merupakan komunitas relawan yang memiliki keterikatan dengan sekolah, universitas dan Masjid Agung Al Azhar baik sebagai alumni, pendidik, pengurus, orang tua murid, para anggota unit kegiatan, dan lain-lain.
Diketahui, Acara doa bersama dihadiri oleh 600 lebih peserta yang berasal dari anggota Eksponen Al Azhar dan masyarakat umum. Acara juga dihadiri oleh istri Sandiaga Uno Nur Asiah yang merupakan alumni Sekolah Al Azhar. Selain itu, acara juga turut dihadiri oleh anggota BPN yang juga merupakan alumni Sekolah Islam Al Azhar antara lain Ahmad Riza Patria serta Mantan Menteri Pemuda dan Olah raga Adhyaksa Dault.
Bogor – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku heran kepada para elite yang selalu menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi Indonesia bagus, yang mana pada kenyataannya Prabowo sampaikan masyarakat tidak merasakan adanya perumbuhan ekonomi.
Terpilih, 100 Hari Menjabat, Prabowo Bertekad Buat Perubahan Di Indonesia
Dilansir pada Jumat (29/03/19) “Elite sana bilang ekonomi bagus. Pertumbuhan bagus. Jadi kalau mereka ngomong harus pakai logat asing gitu loh. Pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5 persen. Lima persen ndasmu!” tutur Prabowo saat kampanye di area Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat.
Calon presiden nomor uru 02 tersebut kembali mempertanyakan mengenai pertumbuhan ekonomi yang dikatakan telah tumbuh 5%. Sebab Prabowo menilai harga-harga kebutuhanlah yang tumbuh, bukannya ekonomi.
“Kau merasakan nggak, ada pertumbuhan? Yang tumbuh, yang naik apa? Harga-harga. Apa lagi? Utang,” tuturnya.
Ketua Umum Partai Gerindra tersebut pun berjanji untuk tidak akan membebani masyarakat dengan harga sembako dan juga listrik yang mahal. Prabowo akan berusaha untuk menurunkan harga tersebut dalam 100 hari pertama setelah dirinya nanti terpilih menjadi Presiden periode 2019-2019.
“Kita harus merebut kekayaan kita kembali. Ini perjuangan kita bersama yang kita perjuangkan 17 April. Kau bukan pilih Prabowo-Sandi tapi selamatkan bangsa Indonesia. Prabowo-Sandi nggak penting,” tutur Prabowo.
Dikutip pada Jumat (29/03/19) “Tidak perlu menunggu satu tahun bahkan lima tahun, hanya dalam waktu 100 hari, saya bisa mengubah Indonesia,” sambung Prabowo Subianto saat menyampaikan orasi dalam kampanye terbuka di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Prabowo Subianto menyampaikan bahwa dalam 100 hari, nantinya Prabowo bertekad untuk menurunkan harga sembako dan menaikan angka perumbuhan ekonomi di Indonesia.
“Kami akan hadirkan sekolah yang baik, lapangan pekerjaan terbuka lebar, dan memberikan penghasilan para pekerja dengan standar yang lumayan,” papar Prabowo.
Prabowo menambahkan, dengan begitu kedepannya daya beli masyarakat bisa meningkatkan serta semua bidang ekonomi bisa berjalan. “Kalau seluruh faktor ekonomi jalan, maka akan terjadi kemakmuran untuk negeri ini,” tutur Prabowo.
Kemudian Prabowo menyampaikan, dirinya juga akan menciptakan mobil produksi asli dari Indonesia. “Kami akan perbanyak mobil produksi bangsa sendiri, bukan mobil yang kaleng-kaleng,” pungkasnya.
Sidrap – Sebelum melakukan kampanye terbukanya di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno sempat mengunjungi H. Rahman, Herman dan Cahyadi, yakni seorang pengusaha muda yang juga sukses sebagai salah satu pemasok beras di DKI Jakarta. Sandiaga Uno menilai bahwa H. Rahman bersaudara tersebut ialah oengusaha muda yang dapat memberikan sebuah inspirasi kepada orang lain.
“Tidak mencari kerja tapi menciptakan lapangan kerja. Pak Rahman bersama abang dan adiknya mengelola perusahaan beras dengan produksi 250 ton per hari dengan luas sawah yang dikelola sebanyak 300 hektar,” tutur Sandi.
Dirinya menyampaikan bahwa Sidrap merupakan salah satu daerah penghasil pangan, penghasil beras terbesar di Indonesia. Sandi juga menjelaskan bahwa sosok Herman merupakan salah satu pengusaha beras yang sudah bekerja sama dengan “Food Station DKI” demi memenuhi kebutuhan beras bagi masyarakat Jakarta. Hal tersebut adalah salah satu program yang sekarang ini dijalankan juga oleh Sandiaga saat dirinya masih menjaba mejadi Wakil Gubernur DKI serta pemenuhan komitmennya untuk harga keperluan yang stabil dan juga terjangkau.
“Saudara Herman adalah pengusaha muda, milenials, bersama Cahyadi adiknya dan abangnya, mengelola hasil pertanian. Dan sangat menghasilkan dengan memperkerjakan ratusan orang. Ini belum termasuk dengan banyak orang lainnya yang terlibat dalam rantai distribusinya,” jelas Sandi.
Sandiaga Kunjungi Pengusaha Beras Bersaudara Si Sidrap
Sandiaga menilai hal tersebut adalah bukti bahwa masih terdaoat banyak anak muda di Indonesia yang masih mau untuk terjun langsung dalam industri pangan, seperti Herman dan keluarganya. Sementara Herman mengaku senang bahwa Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiada hendak mampir ke pabrik beras yang dikelolanya secara modern.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan bahwa pengelohan gabah menjadi beras, serta mekanisasi dalam penanaman sampai dengan panen. Hingga menjadi efisien serta produktif. Herman ingin agar nantinya pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 tersebut ada upaya untuk terus meningkatkan produksi beras dengan adanya infrastruktur irigasi, pelatihan serta pupuk dan juga obat-obatan dengan harga yang terjangkau.
“Kami sekarang surplus beras. Tapi belum bisa ekspor karena harga produksi yang tinggi. Indonesia harga berasnya paling tinggi,” tutur Herman.
Kemudian setelah mengetahui hal tersebut, Sandiaga berjanji akan memotong biaya produksi dengan distribusi pupuk serta pengadaan obat-obatan yang terjangkau, agar kedepannya para petani bisa hidup dengan makmur serta surplus beras tersebut bisa diekspor. Tak hanya itu saja, Sandi menyampaikan bahwa harga beras dalam negeri bisa terjangkau konsumen dan juga stabil, sama halnya juga yang dilakukan oleh Sandi saat masih menjabat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Jakarta – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akan memulai kampanye terbuka di Kota Bandung. Yang mana Prabowo Subianto tersebut nantinya akan ditemani oleh Agus Harimukti Umum Partai Koalisi para pendukungnya pada, Kamis (28/03/19).
Haru Suandharu selaku Sekretaris Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo- Sandi menyampaikan bahwa acara tersebut akan berlangsung di Lapangan Sidolig, yakni di Jl Ahmad Yani.
Dikutip pada Kamis (28/03/19) “InsyaAllah Pak Prabowo akan memberikan orasi politik di hadapan 10 ribu orang. Ada juga ketua umum partai, diantaranya Ketua Umum PAN, PKS, mereka juga akan memberikan orasi. Pak AHY juga datang,” ujar Haru Suandharu saat dikonfirmasi.
Kunjungan Prabowo ke Jawa Barat untuk melakukan kampanye terbukanya diagendakan nantinya akan berlangsung selama 3 kali. Yaitu di Bandung, Karawang dan Bogor. Dan untuk yang oertama kalinya, Prabowo tidak akan ditemani oleh wakil presidennya yanki Sandiaga Salahuddin Uno.
“Ya memang untuk kampanye terbuka di Jawa Barat, pasangan 02 ini akan mengunjungi tempat secara terpisah. Tujuannya agar jangkauan kampanyenya lebih luas,” jelasnya.
Dari informasi yang didapatkan, acara kampanye terbuka Prabowo di Bandungnya akan dimulai pada pukul 19.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Tak hanya berpidato, panitia juga akan menyediakan hiburan seperti sajian musik serta drum band.
Prabowo Duet AHY, Gelar Kampanye Terbuka Di Bandung
“Pak Prabowo akan menyampaikan orasi, temanya kemandirian ekonomi dan kesempatan kerja untuk anak muda,” paparnya.
Di lain sisi, Hari percaya bahwa kamoanye terbuka akan membuat pasangan calon presiden yang diusung oleh partainya kedepannya akan lebih kuat dalam mengambil perolehan suara. Dan bahkan dirinya mengatakan bahwa Prabowo akan mengulang kemenangan yang terjadi di Jawa Barat diatas petahana seperti tahun 2014 silam.
“Kami sudah survei lagi. Hasilnya, elektabilitas paslon 02 makin tebel lah. Selisihnya naik 13 persen. Terakhir survei kan selisihnya 10 persen. Kalau melihat dari tren survei, kami optimistis. Mudah mudahan kita bisa jaga,” tutupnya.
Sebagai informasi bahwa kampanye politik Prabowo di Kota Bandung merupakan lanjutan kampanye terbuka di stadion Pekansari, Kabupaten Bogor, yang merupakan salah satu bagian dari Jawa Barat, pada Jumat (29/03/19). Diketahui Kota Bogor merupakan kota ketujuh yang akan dikunjungi oleh Prabowo saat kampanye terbuka yang dimulai pada 24 Maret 2019 lalu. Sebelum bertolak ke Bandung, Prabowo telah melakukan kamoanye di Manado, Sulawesi Utara, Makassar, Sulawesi Selatan, dan selanjutnya akan ke Merauke di Papua. Pada Selasa (26/3), Prabowo kampanye terbuka di Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sampai saat ini belum juga memberikan jawaban pasti akan kemana arah dukungan partai Demokrat akan berlabuh. AHY hanya menegaskan bahwa strategi rel ganda yang diterapkan sudah jelas.
“Ya sebetulnya sudah clear. Dan saya rasa semakin lama semakin dimengerti oleh publik,” ujar AHY, Surabaya, Rabu (27/3/2019).
Ditanya Koalisi, AHY : Publik Sudah Tau Partai Demokrat Akan Ke Arah Mana
AHY menyebutkan rel ganda yang dijalankan saat ini tetap fokus pada dua hal. Yakni pemenangan pemilihan legislatif dan pilpres. Namun lagi-lagi AHY tidak menyebut detail siapa pasangan calon (paslon) 01 atau 02 yang akan didukung.
“Rel atau track pertama kami ingin menyakinkan bahwa pemilihan legislatif ini sukses. Track kedua pilpres tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa dalam koalisi ini Partai Demokrat ini ada di mana,” pungkas AHY.
“Yang jelas kami akan melakukan kerja politik sampai akhir agar bisa kerja dengan seiringan pararel dan sama baiknya,” imbuh AHY.
Lalu bagaimana peluang pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi di Jawa Timur? Putra pertama Susilo Bambang Yudhoyono itu kembali hanya menjawab singkat saja tanpa menyebut berapa persen peluang atau jumlah suara yang akan dihasilkan.
Denpasar – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subiato menegaskan bahwa dirinya tidak takut oleh fitnahan serta cacian yang dikatakan oleh pihak – pihak yang tidak menyukainya. Karena, Prabowo Subianto menilai bahwa sikap tersebut adalah salah satu bagian dari perjuangan.
Meengenai hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum Partai Gerindra saat melakukan kampanye terbukanya di Lapangan Kapten Kompyang Sujana, Denpasar, Bali pada Selasa, 26 Maret 2019 kemarin.
Dikutip dari siaran pers Tim Media Center pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi “Kita tidak takut difitnah, kita tidak takut diintimidasi, karena kita berada di jalan yang benar. Membela rakyat sendiri adalah sebuah kebenaran,” tutur Calon presiden nomor urut 02 Prabowo.
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menuturkan, bahwa dirinya mempunyai cita-cita agar masyarakat Indonesia memperoleh kehidupan yang adil dan makmur. Walaupun untuk merealisasikan keinginannya tersebut, Mantan Danjen Kopassus tersebut pun mengaku dirinya sering kali mendapatkan fitnahan serta cacian.
“Memberantas kemiskinan, memberantas kelaparan adalah jalan yang mulia, kita tidak khawatir. Kalaupun kita hancur itu mulia,” tutur Prabowo.
Prabowo Ingatkan Pendukungnya Tak Balas Jika Difitnah, Tapi Balas Pakai Kebaikan
Ketua Umum Partai Gerindra itu pun mengimbau kepada seluruh pendukungnya agar jangan membalas apabila difitnah oleh pihak yang tidak menyukainya. Dan jikalau harus membalasnya, Prabowo ingin agar para pendukungnya tidak membalas dengan fitnahan pula, akan tetapi dengan sebuah kebaikan.
“Kalau kita disakiti kita kesatria, kita tegar, kita tabah, kita membalas dengan budi pekerti kita. Dicaci-maki balas dengan senyum,” ujar Prabowo.
Diketahui bahwa kegiatan Prabowo di Bali adalah salah satu rangkaian kampanye rapat umum yang berjalan sejak 24 Maret sampai dengan 13 April 2019. Seusai melakukan kampanye di Bali, Prabowo juga akan berkampanye ke Kota Mataran, Nusa Tenggara Barat untuk melakukan kampanye di Lapangan Karang Pule, pada pukul 14. 00 WITA.
Sebagai informasi bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah membuat ketetapan lokasi kampanye untuk kedua pasangan calon dan juga oara partai politik dalam Pemilu 2019. Yang mana masing-masing pasangan kandidat serta partai pendukungnya akan berpindah zona secara bergantian setiap 2 hari sekali.
Jakarta – Diketahui bahwa sebelumnya peneliti Litbang Kompas, yakni Toto Suryaningtyas menilai bahwa pasangan calon nomor urut 01 kalah dalam memberikan narasi serta militansi. Dari perolehan survei Litbang Kompas, menyatakan bahwa elektabilitas petahana memang mengalami penurunan, akan tetapi kubu Prabowo-Sandi semakin lama semakin meningkat.
Diketahui pada Senin (25/03/19) “Contoh, melalui kasus kasus yang ditangani polisi, politik identitas pasti masuk, sudah include itu, otomatis kalau pilih Prabowo sudah pasti masuk ranah politik identitas, misal 212, pembakaran tauhid yang esensinya nggak terkait Pilpres, tapi narasinya dekat ke 02 dibanding 01 narasinya. Itu bisa diamati di komen netizen. Jadi penguasaan narasi publik dan narasi itu sifatnya masif untuk itu 01 kalah,” tutur Peneliti Litbang Kompas, Toto Suryaningtyas saat diskusi di Kafe Kanorai, Gambir, Jakarta Pusat.
Direktur Para Syndicate Ari Nurcahyo menilai bahwa kubu petahana hanya puas dengan selebrasi, sedangkan kubu Prabowo-Sandi lebih baik di akar rumput.
“01 timses dan parpol, relawan hanya puas dengan ceremony, selebrasi dan panggung dukungan, sementara kalah dalam militansi dibanding dengan pendukung 02, 01 menang di udara, tapi kerja di politik itu ada di darat, door to door, itu kuncinya. Gimana pastikan data suara pemilih masuk ke TPS-TPS. Itu kuncinya.” terang Ari.
“Harus diakui militansi grassroot 02 lebih bagus, narasi lebih bagus. Sementata 01 hanya menang di etalase dan dukungan deklarasi,” imbuhnya.
Berhubungann dengan hal tersebut Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sependapat dengan penilaian yang mengatakan bahwa timses serta relawan mereka lebih menang daripada kubu petahana dalam menyampaikan narasi seeta militansi. BPN menilai, bahwa para relawan pendukung Prabowo-Sandi bisa bekerja secara mandiri.
Peneliti Litbang Kompas Nilai Timses Dan Relawan Prabowo Menang Di Narasi-Militansi
Dikutip pada Senin (25/03/19) “Yang jelas kalau dari 02, kita melihat pendukung kita itu lebih mandiri. Kemudian mereka bekerja sendiri untuk membantu bagaimana agar pasangan ini bisa muncul dan bisa tampil di masyarakat sebanyak mungkin,” ujar Juru Debat BPN, Saleh Partaonan Daulay saat dimintai tanggapan.
“Prinsip partisipatif itu kelihatan jelas di kubu Prabowo ini. Makanya kalau kita lihat yang ikut secara sukarela dan partisipasi secara mandiri itu pasti akan lebih militan,” sambungnya.
Saleh memberikan kredit khusus kepada para relawan emak-emak Prabowo-Sandi. Menurut Saleh narasi serta militansi yang dibuat oleh relawan emak-emak lebih kuat jika dibandingkan dengan relawan yang lainnya.
“Menurut hasil evaluasi internal itu bahwa militansi emak-emak itu jauh lebih kuat dibandingkan dengan militansi yang lain-lainnya, walaupun yang lain-lainnya sebetulnya bagus. Tapi militansi emak-emak ini agak berbeda sedikit,” papar Saleh.
Saleh menyebutkan, relawan emak-emak Prabowo-Sandi menjadi salah satu faktor dari relawan petahana. Dan bahkan saleh juga menilai, relawan emak-emak kubu 02 tak mudah untuk dipengaruhi.
“Ya dong (jadi faktor pembeda). Mereka (relawan emak-emak) tidak gampang digoyahkan dengan apa namanya pengiringan-pengiringan opini,” terangnya.
“Itu kalau di media sosial ada video emak-emak yang datang door to door menjual Prabowo-Sandi. Itu kan militan namanya, emak-emak. Itu kita berharap menjadi kekuatan yang dahsyat untuk 23 hari ke depan sehingga Prabowo-Sandi bisa menang,” pungkas politikus PAN.
Berkibar bendera Partai Golkar dalam kampanye terbuka Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (25/3/2019).
Terkait hal tersebut lantas mendapat tanggapan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno.
Menurut anggota BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean, peristiwa tersebut semakin menambah keyakinan banyak kader Golkar yang masih memiliki akal sehat untuk memilih pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
“BPN percaya bahwa di Golkar itu banyak kader yang akalnya sehat, maka mereka tahu harus mendukung siapa dan berlabuh kemana,” pungkas Ferdinand, Senin (25/3/2019).
Dilanjutnya dengan ini BPN yakin akan banyak kader Golkar yang menyeberang mendukung Prabowo-Sandi. Terutama setelah politikus Golkar, Erwin Aksa bergabung BPN Prabowo-Sandi.
“Ini akan menjadi suntikan moril yang besar kepada kader-kader Golkar yang lain untuk turut serta memenangkan Prabowo-Sandi,” pungkasnya.
Ketua DPP Partai Demokrat ini pun mengingat kisah Jusuf Kalla (JK), kala digandeng Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014 lalu.
Berkibar Bendera Golkar Bergambar Prabowo-Sandi Di Kampanye Prabowo
Dimana sebelumnya saat itu Golkar berada di Prabowo-Hatta Rajasa. JK pun, kata dia, saat itu diberhentikan dari Golkar karena berbeda dengan keputusan Partai.
Hal tersebut sependapat dengan apa telah terjadi, yang di yakini, juga akan terjadi sekarang tatkala Golkar mengambil sikap yang sama kepada Erwin Aksa.
“Kami yakin sejarah berulang. Dan ini sejarah juga Erwin Aksa juga akan memimpin Golkar nanti ketika Prabowo-Sandi dinyatakan menang,” pungkasnya.
Disisi lain, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily akan mengusut pihak yang menggunakan atribut Golkar dalam kampanye terbuka Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulsel, Minggu (24/3/2019).
“Kami akan usut pihak yang menggunakan atribut Partai Golkar, terutama pembawa bendera Partai Golkar, dalam kampanye rapat umum pasangan 02,” pungkas Ace, Minggu (24/3/2019).
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin ini juga mengigatkan, DPP Golkar akan melaporkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) siapapun kader yang menyalahgunakan atribut partai untuk menarik dukungan di luar pasangan yang telah resmi didukung Partai Golkar.
Anggota DPR RI itu. menyebutkan Golkar konsisten mendukung pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.
“Kami konsisten mendukung pasangan Jokowi – Ma’ruf. Bagi siapapun kader yang menyalahgunakan atribut partai untuk menarik dukungan kepada di luar pasangan yang telah resmi didukung Partai Golkar, kami akan laporkan ke Gakumdu,” pungkas Ace.
Diketahui Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengawali kampanye di Lapangan Karebosi, Jl Jend Achmad Yani, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulsel, Minggu (24/3/2019) sore.
Dimana sebelumnya Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu tiba di Lapangan Karebosi, atribut partai politik marak terlihat di sekitar lokasi rapat umum.
Yang mengejutkan adalah bendera yang mirip dengan bendera Partai Golkar berkibar di Lapangan Karebosi. didalam bendera tersebut terdapat logo partai Golkar dan gambar Prabowo-Sandi.