BPN Prabowo : Jokowi Gagal Melanjutkan Pondasi Yang Sudah Diletakkan SBY

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto tetap konsisten berbicara tentang pasal 33 UUD 1945. Pasal itu menyebutkan tentang kewajiban negara menguasai kekayaan alam untuk kemakmuran rakyat.

“Dari awal merdeka sampai sekarang, kurang konsisten, kurang komitmen dalam melaksanakan pasal 33,” ungkap Andre saat di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Menurut Andre, Prabowo dalam debat Pilpres 2019 kelima. tidak menyerang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika berbicara terkait pasal 33 UUD 1945.

“Jadi, tidak ada maksud menyerang Pak SBY. Jadi, ini soal (penerapan) pasal 33 (UUD 1945),” ungkapnya.

Kemuadian Andre berbalik mengkritik keras pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Menurut dia, Jokowi tidak melanjutkan kesuksesan yang telah dicapai pemerintah era SBY selama 10 tahun.

“Pak Jokowi kami anggap gagal melaksanakan dan melanjutkan pondasi yang sudah diletakkan Pak SBY,” jelasnya.

Terlihat, Prabowo sempat beradu argumen dengan capres petahana Jokowi terkait industrialisasi saat debat Pilpres 2019 edisi kelima.

Ketum Partai Gerindra itu awalnya mengkritik deindustrialisasi pemerintah karena selama empat tahun lebih terjadi impor. Jokowi menjawab fokus pemerintah saat ini yakni membangun infrastruktur.

Jokowi lantas menjawab ‘dengan pembangunan infrastruktur, akan terhubunglah kawasan industri, maupun pariwisata. Tidak mungkin membangun infrastruktur langsung mengekspor’.

Menerima jawaban Jokowi tersebut, Prabowo menyebut negara harus kembali kepada UUD 1945 khususnya Pasal 33. Prabowo menyebutkan perlu merencanakan pembangunan industrialisasi, menciptakan lapangan kerja, dan menyejahterahkan petani dan nelayan.

“Saya tidak salahkan bapak. Ini kesalahan besar, presiden-presiden sebelum bapak. Kita semua harus bertanggung jawab,” ujar Mantan Danjen Kopassus itu.

via BPN Prabowo : Jokowi Gagal Melanjutkan Pondasi Yang Sudah Diletakkan SBY

credit by #913

Prabowo Beri Kejutan Di Akhir Masa Kampanyenya

Jakarta – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto membuat sebuah kejutan di akhir mendekati masa pemilihan Presiden  yang akan dilakukan pada 17 April 2019.  Setidaknya terdapat 2 kejutan yang dibuat oleh Prabowo menjelang masa pemilihan.

Yang pertama ialah kedatangan penceramah yang terkenal yakni Ustad Abdul Somad. Yang mana dalam sebuah siaran televisi, Prabowo terlihat berbicara dengan pria yang sering dipanggil UAS tersebut. Abdul Somad kepada Prabowo bercerita mengenai dakwahnya.

UAS juga menceritakan tentang banyaknya dukungan dari umat kepada Prabowo berdasarkan pengalamannya berceramah keliling Indonesia. “Itu rata-rata, dari ujung Aceh sampai Pulau Madura, sampai ke Sorong. Itu saya lihat umat berharap besar,” tutur Somad sembari mencontohkan mengacungkan dua jari jempol dan telunjuk, saat berbincang dengan Prabowo. Diketahui selama ini UAS belum pernah terang-terangan mengatakan dukungannya kepada pihak dari Capres Cawapres.

Dan kedua, kejutan yang dibuat oleh Prabowo ialah dengan melakukan pidato kebangsaan di Surabaya pada Jumat 12 April 2019. Yang mana pada saat itu Prabowo juga berencana untuk mengumumkan puluhan nama tokoh yang selama ini berada di belakang Prabowo.

Prabowo Beri Kejutan Di Akhir Masa Kampanyenya
Prabowo Beri Kejutan Di Akhir Masa Kampanyenya

Pada saat Prabowo sedang melakukan pidato, datang seorang mantan Panglima TNI Jenderal (Pur) Gatot Nurmantyo. Prabowo yang saat itu tengah ada di podium tersebut langsung mengentikan sejenak pidatonya untuk mengatakan nama Gatot. “Jenderal TNI purnawirawan Gatot Nurmantyo,” tutur Prabowo.

Pada saat berbicara di podium, Gatot Nurmantyo mengaku bahwa dirinya sudah dihubungi oleh Prabowo untuk bericara mengenai maslaah kebangsaan.

“Saya datang ke sini tidak ada lain karena merah putih, karena negara dan bangsa memanggil untuk negara, bangsa, rakyat Indonesia. Ada telepon dari beliau, Pak Prabowo meminta saya hadir untuk bicara masalah kebangsaan di sini,” ujar Gatot dalam pidatonya.

Diketahui bahwa selama ini Gatot Nurmantyo tidak mengatakan dukungannya kepada salah satu calon. Dan bahkan dirinya juga melakukan protes pada saat fotonya di tempel di baliho yang ada di pos pemenangan Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah. Yang mana pada saat iu Gatot ingin baliho yang memasang fotonya agar diturunkan seraya mengatakan bahwa dirinya tidak pernah diberitahukan tentang pemasangan foto tersebut.

Kehadiran Abdul Somad dan juga Gatot Nurmantyo, dihari terakhir mendekati masa pemilihan 17 April 2019 diklaim sebagai langkah Prabowo untuk menaikan elektabilitasnya. Yang mana dalam survei terakhir yang dikatakan oleh SMRC, elektabilitas Ketua Umum Gerindra itu mengalami kenaikan sebesar 5,2 persen dari sebelumnya 31,8 persen menjadi 37 persen.

via Prabowo Beri Kejutan Di Akhir Masa Kampanyenya

credit by #913

Kehadiran Gatot Nurmantyo Di Sambut Meriah Pendukung Prabowo Saat Pidato Kebangsaan

Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo ikut hadir dalam pidato kebangsaan Prabowo Subianto. Kehadiran mantan Panglima TNI tersebut disambut meriah para pendukung Prabowo.

Terpantau Gatot hadir saat Prabowo sedang memperkenalkan pakar-pakar yang selama ini membantunya.

Kehadiran Gatot Nurmantyo Di Sambut Meriah Pendukung Prabowo Saat Pidato Kebangsaan

Dengan mengenakan kemeja putih dan peci hitam, Gatot naik ke atas panggung acara pidato Prabowo di Dyandra Convention Center, Surabaya, Jawa Timur, sekitar pukul 15.45 WIB, Jumat (12/4/2019). Gatot pun menghampiri Prabowo yang sedang berbicara di podium.

“Jenderal TNI Gatot Nurmantyo,” pungkas Prabowo sambil berjabat tangan.

Setelah itu lanjut Gatot langsung duduk di kursi-kursi diantara para pakar Pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi. Mantan Danjen Kopassus itu  pun melanjutkan membacakan nama-nama pakar pendukungnya.

Untuk ketahui, nama Gatot Nurmantyo sempat muncul di bursa Pilpres 2019. Gatot pun belum menunjukkan dukungan kedua pasangan capres-cawapres yang akan berlaga di Pilpres 2019 hingga sore ini.

via Kehadiran Gatot Nurmantyo Di Sambut Meriah Pendukung Prabowo Saat Pidato Kebangsaan

credit by #913

Pidato Kebangsaan Prabowo Di Surabaya Undang 80 Putra Putri Terbaik Bangsa

JAKARTA – Berhubung dengan rencana yang mengatakan bahwa Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto ingin mengundang 80 putra putri terbaik bangsa di kegiatan pidato kebangsaan pada 12 April mendatang, Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno pun akhirnya angkat bicara.

Dikutip pada Rabu malam (10/04/19) “Ya ini, sedikit cerita tentang 12 April. Prabowo ingin pidato kebangsaan sebagai rangkaian akhir pamungkas dari proses [kampanye] tujuh bulan. Nanti ada putra putri terbaik bangsa yang akan ikut dampingi dan namanya sudah dikenal, sudah sering menjadi sebuah inspirasi bagi bangsa dan punya prestasi semuanya,” ujar Sandiaga di FX Sudirman.

Walaupun begitu, Sandi membantah bahwa kegiatan tersebut adalah niat Prabowo untuk mengumunkan orang yang nantinya akan membantunya apabila dala mPemilihan Presiden 2019 mendatang berhasil memenanginya.

Sebagai informasi, bahwa pidato kebangsaan tersebut nantinya akan dilakukan di Surabaya, Jawa Timur, dan nantinya akan memeprkenalkan orang – orang yang akan ada di balik layar yang turut membantu kampanye Prabowo-Sandi dalam 7 bulan terakhir.

Pidato Kebangsaan Prabowo Di Surabaya Undang 80 Putra Putri Terbaik Bangsa
Pidato Kebangsaan Prabowo Di Surabaya Undang 80 Putra Putri Terbaik Bangsa

“Ini bukan pengumuman kabinet. Kami ingin mengucapkan terima kasih kpd mereka dan memberikan suatu penghargaan bahwa mereka adalah putra putri yang mencintai bangsa yang lepas daripada warna politiknya,” terang Sandiaga.

Walaupun di sisi lain, perkataan Sandiaga berlainan dengan apa yang dikatakan oleh Sudirman Said selaku Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Yang mana dirinya mengatakan bahwa 80 orang tersebut nantinya akan diperkenalkan sebagai Meneri serta peran yang akan membanu Prabowo apabila koalisinya menang di Pilpres 2019, dan akan menerima mandat menjadi presiden periode 2019-2024 mendatang.

Dan natinya 80 orang tersebut, dikatakan akan 34 akan menduduki jabatan sebagai menteri. Dan disisi lain sisanya akan di proyeksikan untuk menjadi seorang kepala lembaga negara dan bahkan pimpinan BUMN. Dan juga BPN memerlukan orang-orang yang akan menepati posisi di  legislatif, yudikatif, dan lembaga penegak hukum.

“Kita bicara posisi kabinet tapi keseluruhan. Punya 3.000 orang aja gak cukup. Nanti [akan diumumkan] di Surabaya tanggal 12. Pak Prabowo akan pidato dan menjelaskan itu,” tutupnya.

via Pidato Kebangsaan Prabowo Di Surabaya Undang 80 Putra Putri Terbaik Bangsa

credit by #913

Sandiaga : Prabowo Akan Gelar Pidato Kebangsaan Di Surabaya Bersama Putra-Putri Bangsa

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno, berikan pernyataan kalau capresnya, Prabowo Subianto akan menggelar pidato kebangsaan di Surabaya, Jumat, 12 April 2019. Pidato tersebut sebagai rangkaian menutup kampanye dan debat pilpres terakhir.

“Ini sedikit cerita tentang 12 April ini Prabowo akan melaksanakan pidato kebangsaan sebagai rangkaian akhir sebelum debat pamungkas dan kampanye yang kita lewati selama tujuh bulan,” jelas Sandiaga saat berada di Mall FX Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019).

Kendati demikian, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan tidak akan mendampingi Prabowo Subianto dalam pidato kebangsaanya. Hal itu dikarenakan diriny  akan menghadiri kampanye di Palembang dan Lampung.

Untuk itu, Dilanjutkan Sandiaga, kemungkinan dirinya hanya akan melakukan video call saat pidato tersebut dihelat.

“Saya berencana ke sana, tapi masyarakat di Lampung dan Palembang juga mengadakan acara yang sama, mungkin saya video call saja,” jelasnya.

Diketahui dalam pidato kebangsaan itu, Sandiaga mengatakan Prabowo akan didampingi oleh putra-putri bangsa. Mereka itu adalah orang-orang yang sudah dikenal oleh publik.

Hal itu belum diungkapkan oleh  Sandiaga siapa saja putra-putri bangsa tersebut. Mereka akan diperkenalkan saat pidato kebangsaan.

“Nama-namanya sudah dikenal dan mereka menjadi sebuah inspirasi bagi bangsa dan berprestasi. Sabar, mohon ditunggu waktunya di pidato kebangsaan tersebut,” imbuhnya.

Sandiaga menegaskan, putra-putri bangsa tersebut bukanlah orang yang dipastikan masuk dalam kabinet pemerintah Prabowo-Sandi jika terpilih. Prabowo mengundang mereka sebagai bentuk ucapan terima kasih karena telah berjasa kepada negara.

Putra-putri bangsa, seperti diungkapkan Sandiaga, merupakan sosok yang dipilih berdasarkan integritas dan rekam jejak yang jelas. Mereka diharapkan mampu membantu Prabowo-Sandi dalam membangun negara.

via Sandiaga : Prabowo Akan Gelar Pidato Kebangsaan Di Surabaya Bersama Putra-Putri Bangsa

credit by #913

Begini Nih Cara Prabowo Deteksi Intel Di Kampanyenya

Solo – Pada saat melakukan kampayenya di Solo, Jawa Tengah, Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mempunyai cara yang sederhana dalam mendeteksi intel. Diketahui bahwa dalam kampanye twersebut dihadiri oleh puluhan ribu massa yang memenuhi tribun serta lapangan yang dijadikan tempat kamapnye Prabowo Subianto.

Pada saat melakukan kampanyenya, Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku bahwa dirinya bisa membedakan antara intel serta para pendukungnya di kampanye.

Di hadapan para pendukungnya di Solo, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut menjabarkan cara dirinya mendeteksi intel yang sedang mengawasi kampanyenya.

“Ini intel-intel ini kelihatan juga wajah intel ini. Tahu nggak dari mana? Tahu nggak dari mana? Mau tahu nggak?” tutur Prabowo saat kampanye.

Mantan Danjen Komandan Kopassus itu membedakan intel dengan orang biasa dari kelakuannya, Prabowo Subianto menilai, dan bahkan intel yang tidak ikut pada saat para pendukungnya yang ada di tempat dirinya melakukan kampanye tidak tertawa.

Begini Nih Cara Prabowo Deteksi Intel Di Kampanyenya
Begini Nih Cara Prabowo Deteksi Intel Di Kampanyenya

“Jadi gini. Saya tahu ia intel kalau begini, saya kasih suatu ucapan puluhan ribu ketawa, orang ini, ya penyusup lah kira-kira, nah coba ini senyum semua ini… kalau petugas nggak boleh senyum, memang dia bertugas,” ujar Prabowo.

“Tapi kalau ada di situ pakai topi 02, kaus 02 semua ketawa selapangan. Berapa ratus ribu ini? Semua ketawa ada tiga orang (yang tidak tertawa nah itu dia intelnya),” imbuh Prabowo.

Kemudian pada saat yang sama pula, Prabowo Subiano menceritakan mengenai sikap netralitas dari Tentara Negara Indonesia (TNI) atau Polri di Pemilihan Presiden 2019 ini.

Walaupun begiu, dalam kampanye tersebut Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengaku berterima kasih kepada para TNI dan juga Polri yang telah bertekad untuk tetap bersikap netral. “Panglima TNI baru saja mengeluarkan statement akan netral,” ujar Prabowo Subianto.

Sama hal nya juga dengan Kapolri yang sudah mengatakan janjinya untuk bersikap netral dalam pemilihan umum. Prabowo Subianto mengaku percaya dengan sikap para TNI dan juga Polri tersebut.  “Tapi kalau ada yang menyimpang, tolong catat namanya,” pungkas Prabowo.

via Begini Nih Cara Prabowo Deteksi Intel Di Kampanyenya

credit by #913

BPN Prabowo : Pemimpin Yang Dirindukan Sekarang Adalah Pak Prabowo Dan Mas Sandi

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dian Fatwa menyebutkan pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters) adalah faktor pemenangan bagi Paslon nomor 02.  Dikatakan Dian, undecided voters sebenarnya sudah memiliki pilihan, hanya saja mereka masih malu untuk menyatakannya.

Dian menilai undecided voters enggan untuk menyatakan pilihannya karena ada labelling di masyarakat. Mendukung Prabowo menjadikan mereka dicap sebagai Islam konservatif dan tidak Pancasila.

“Hal-hal seperti inilah yang akan membuat mereka merasa terkucilkan. Oleh karena itu mereka masih merahasiakan pilihan,” jelas Dian.

pernyataan tersebut diberikan Dian seusai acara rilis survei Voxpol terbaru. Acara itu bertempat di sebuah restoran di wilayah Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

BPN Prabowo : Pemimpin Yang Dirindukan Sekarang Adalah Pak Prabowo Dan Mas Sandi

Kemudian, Dian mengatakan, klaim undecided voters akan mendukung Prabowo-Sandi berasal dari animo masyarakat kepada capres 02. Menurutnya, dalam kampanye Prabowo-Sandi masyarakat selalu menyambut dengan antusiasme tinggi. Mereka datang dari jauh dan bahkan menggunakan biaya sendiri.

“Pemimpin Indonesia saat ini memang Pak Jokowi. Namun, pemimpin yang dirindukan adalah Pak Prabowo dan Mas Sandi,” ujar Dian.

Sementara, politis PAN itu juga menegaskan, kebhinekaan harus diutamakan. Siapapun yang terpilih nantinya akan mendapatkan amanah untuk menjaga Indonesia. Menjaga persatuan dan kesatuan.

Diketahui sebelumnya, dalam rilis Voxpol disebutkan, terdapat 7,9 persen masyarakat yang belum menentukan pilihan. Sedangkan selisih elektabilitas kedua pasangan calon adalah 5,5 persen. Paslon nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf memiliki elektabilitas 48,8 persen. Sedangkan paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandi memiliki elektabilitas 43,3 persen.

 

via BPN Prabowo : Pemimpin Yang Dirindukan Sekarang Adalah Pak Prabowo Dan Mas Sandi

credit by #913

Prabowo-Sandi Terpilih, Berhentikan Infrastruktur Berutang Dan Tidak Produktif

Jakarta – Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi menyampaikan apabila nantinya terpilih menjadi Presiden dan wakil presiden periode 2019-2024, maka pemerintahannya akan menghentikan praktik berutang yang tidak sehat serta yang tidak produktif.

Dan mengenai hal tersebut tertuang dalam sebuah dokumen visi dan misi pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi yang diuraikan ke dalam Program Aksi Penguatan Fondasi Perekonomian.

Drajad Wibowo selaku anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi menilai, sebagai langkah tindak lanjut nantinya akan melakukan peninjauan ulang kepada sejumlah proyek infrastruktur. Peninjauan tersebut, terutama akan dilakukan kepada proyek diklaim terlalu ambisius, yang tidak prudentdalam sebuah perencanaan dan juga pembiayaannya.

Dikutip pada Senin (08/04/19) “Kenapa perlu penyisiran ulang? Karena proyek-proyek itu menaikkan utang pemerintah secara berlebihan. Setelah disisir, mereka bisa kemudian ditunda atau malah dibatalkan,” ungkapnya kepadam Media yang meminta keterangannya di Jakarta.

Prabowo-Sandi Terpilih, Berhentikan Infrastruktur Berutang Dan Tidak Produktif
Prabowo-Sandi Terpilih, Berhentikan Infrastruktur Berutang Dan Tidak Produktif

Tak hanya itu, peninjauan ulang  juga akan dilakukan kepada proyek infrastruktur yang diklaim tidak logis baik dari sisi hitungan manfaatnya maupun dari sisi biaya ekonominya. Dan dasar yang terpenting ialah hitungan finansialnya.

Sebab proyek yang gagal dalam memenuhi kriteria tata kelola serta transparasi dan juga berbagai kelemahan yang lainnya juga menjadi sebuah kritikan dari banyak pihak baik yang adari dalam maupun yang dari luar negeri nantinya juga akan ditinjau ulang.

“Tata kelola yang baik dan transparansi harus benar-benar ditegakkan,” ujar Drajad selaku Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi.

Yang mana peninjauan ulang perlu dilakukan agar nantinya sejumlah proyek pembangunan tidak seperti beberapa proyek yang diklaim bisa menyimpan permasalahan. Dradjad juga mengatakan di beberapa proyek itu diantaranya ialah kereta cepat Jakarta-Bandung, LRT Palembang, serta Bandara Kertajati Jawa Barat.

via Prabowo-Sandi Terpilih, Berhentikan Infrastruktur Berutang Dan Tidak Produktif

credit by #913

Bentrok Antar Massa Di Yogya, BPN Prabowo : Serahkan Sepenuhnya Kepada Pihak Kepolisian

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengklaim telah menerima informasi adanya bentrokan antar-massa, yang diduga sebagai simpatisan Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) dengan Front Pembela Islam (FPI) di Yogyakarta, Minggu 7 April 2019.

Terpantau Kedua massa tersebut, terlibat bentrokan di depan Markas FPI yang juga merupakan Posko Pemenangan BPN Prabowo-Sandi, Jalan Wates Kilometer 8, Padukuhan Ngaran, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, sekitar pukul 11.00 WIB.

“Kami sudah menerima informasi dan laporan ini dari bawah bahwa memang terjadi perbuatan melanggar hukum, perusakan dan penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang kami mendapat informasinya menggunakan atribut PDIP kepada kantor tim pemenangan Prabowo-Sandi, yang memang juga sekaligus posko FPI di daerah Yogyakarta,” ujar Ferdinand, Minggu, 7 April 2019.

Bentrok Antar Massa Di Yogya, BPN Prabowo : Serahkan Sepenuhnya Kepada Pihak Kepolisian

Meski pun pihak massa diduga simpatisan PDIP itu telah melakukan perbuatan melanggar hukum, politisi Partai Demokrat itu menekankan agar simpatisan paslon02, Prabowo-Sandi untuk tenang dan tidak melakukan upaya balasan.

“Kami minta kepada jajaran kami di bawah untuk tenang tidak melakukan pembalasan. Dan, tidak mengambil langkah-langkah yang melanggar hukum juga. Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” jelasnya Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Partai Demokrat itu.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan siang tadi ada kampanye salah satu pasangan calon (paslon) capres dan cawapres di Kulonprogo. Massa yang mengikuti kampanye ini jumlahnya cukup banyak. Namun, tidak disebutkan massa dari kubu mana yang dimaksud.

“Kebanyakan (massa) ini dari Sleman, Kota Yogya, dari Bantul, sehingga pergerakannya sangat panjang sekali. Ada sedikit pada saat berangkat tadi biasa karena di dalam ini ada tempatnya FPI kemudian dari sana (massa) berhenti dari dalam ya biasa saling mengejek. Sempat terjadi gesekan tapi tidak jadi masalah. Sudah bisa dihalau,” terang Dofiri di lokasi.

Diketahui, Dofiri menerangkan saat ini pihaknya tengah mengantisipasi massa yang pulang dari kampanye salah satu calon yang pulang dari Kulonprogo. Dofiri mengatakan langkah ini sebagai antisipasi agar tak terjadi gesekan lagi.

via Bentrok Antar Massa Di Yogya, BPN Prabowo : Serahkan Sepenuhnya Kepada Pihak Kepolisian

credit by #913

Demi Hadiri Kampanye Prabowo, 100 Relawan Ini Rela Jalan Kaki Sepanjang 40 KM

Yogyakarta – Pada Senin (08/04/19) 100 masyarakat dari Kabupaten Gunung Kidul rela berjalan kaki sejauh 40 kilometer untuk menghadiri kampanye terbuka Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto  yang dilakukan di Lapangan Kridosono, Yogyakarta. Yang mana mereka rela berjalan kaki dari kampungnya ke tempat kampanye akbar tersebut selama belasan jam.

Dilansir pada Senin (08/04/19) “Ada 100 orang yang terdiri dari 95 laki-laki dan 5 perempuan. Mereka jalan kaki dari Wonosari, Gunung Kidul, dengan menempuh jarak sejauh 40 kilometer selama 12 jam. Itu bukti keseriusan mereka untuk memenangkan Prabowo, tolong kasih jalan,” pinta pembawa acara dalam Kampanye terbuka capres Prabowo Subianto di Lapangan Kridosono, Yogyakarta.

Subardiono selaku Koordinator pejalan kaki yang juga Ketua Relawan Prasa Gunung Kidul kemudian langsung naik ke atas panggung. Ia menyampaikan tujuannya dengan rombongannya berjalan kaki dari Gunung Kidul menuju Yogyakarta hanya untuk berjumpa secara langsung serta mendukung perjuangan Prabowo di Pemilu 2019 ini.

Yang mana dalam kesempatan tersebut, Subardiono menginginkan agar apabila terpilih nantinya, Prabowo bisa menurunkan harga pupuk . Dan dengan begitu, kebanyakan masyarakat GunungKidul yang mayoritas berkerja sebagai petani agar bisa hidup lebih sejahtera.

Demi Hadiri Kampanye Prabowo, 100 Relawan Ini Rela Jalan Kaki Sepanjang 40 KM
Demi Hadiri Kampanye Prabowo, 100 Relawan Ini Rela Jalan Kaki Sepanjang 40 KM

“Mudah-mudahan jika Bapak Prabowo menjadi presiden, harga pupuk bisa turun dan harga-harga pertanian bisa stabil. Biar hidup kami sejahtera karena mayoritas warga gunung Kidul adalah petani,” ujar Subardiono.

Dan pada kesempatan tersebut, Prabowo yang ada di atas panggung kemudian menegaskan bahwa dirinya dengan wakilnya Sandiaga akan menjamin terseduanya pupuk untuk semua petani di Indonesia, apabila nantinya terpilih menjadi Presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Dan juga pemerintahan yang akan dipimpinnya berencana akan memberikan subsidi besar-besaran untuk para petani untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Pupuk akan tersedia untuk para petani kita. Kalau perlu kita subsidi habis-habisan. Uang rakyat harus dinikmati rakyat,” ujar Prabowo yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari ribuan masyarakat Yogyakarta yang hadir dalam kampanye terbuka.

Selaim 100 pejalan kali dari Kabupaten Gunung Kidul, grub band religi Nissa Gambus juga ikut meramaikan kampanye akbar di Yogyakarta. Tak hanya itu acara tersebut juga dihadiri para tokoh nasional antara lain Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Jenderal (Purn) Djoko Santoso; Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto); Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, dan; Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais.

via Demi Hadiri Kampanye Prabowo, 100 Relawan Ini Rela Jalan Kaki Sepanjang 40 KM

credit by #913