Program Pemulangan Pengungsi Muslim Rohingya Temui Jalan Buntu

Meski sudah didaftar, program pemulangan pengungsi Muslim Rohingya gelombang pertama dari Bangladesh ke Myanmar menemui jalan buntu lantaran tidak seorang pun dari mereka bersedia kembali ke negara itu.

Kepastian itu disampaikan oleh sumber-sumber pemerintah Bangladesh. Negara itu sudah mempersiapkan repatriasi tahap pertama yang sedianya dilakukan Kamis (15/11), sesuai dengan rencana yang disepakati dengan Myanmar pada Oktober lalu.

Akan tetapi tidak seorang pun dari sekitar 2.000 pengungsi yang didaftar untuk dikembalikan ke Myanmar bersedia mengikuti program itu. Bahkan, banyak di antara mereka yang bersembunyi.

Pada saat yang sama, ratusan pengungsi menggelar unjuk rasa menentang repatriasi. `Takut dibunuh` di Myanmar

Para petugas di Bangladesh menyisir kamp-kamp untuk mencari pengungsi yang bersedia dikembalikan, namun mereka mengatakan tidak akan melakukan paksaan jika pengungsi menolak dipulangkan ke Myanmar.

Program Pemulangan Pengungsi Muslim Rohingya Temui Jalan Buntu
Program Pemulangan Pengungsi Muslim Rohingya Temui Jalan Buntu

Seorang pria, 40, yang tidak bersedia menyebutkan namanya ini menuturkan ia khawatir akan keselamatannya jika kembali ke Myanmar meskipun namanya sudah tertera di daftar repatriasi. “Saya khawatir dengan adanya repatriasi ini,” ujarnya.

“Walaupun mereka berusaha meyakinkan kami, saya tidak yakin. Saya pikir mereka mungkin akan membunuh kami jika kami pergi ke sana.”

Seperti halnya yang dilakukan oleh keluarga-keluarga lainnya, ia juga menyembunyikan anggota keluarganya di kamp pengungsian.

Ditambahkannya, ia dan para pengungsi lainnya baru bersedia dikembalikan dengan syarat diakui sebagai warga negara Myanmar. “Jika kami harus kembali, maka itulah nasib kami. Tetapi saya merasa mereka akan mengirim kami ke sana untuk mati.”

Seorang pengungsi lainnya mengatakan kepada BBC bahwa ia menyelamatkan diri dari Myanmar bersama istri dan anak-anaknya tetapi banyak anggota keluarganya telah dibunuh. “Mereka menyiksa kami secara brutal,” ungkapnya sambil menangis.

Program Pemulangan Pengungsi Muslim Rohingya Temui Jalan Buntu
Program Pemulangan Pengungsi Muslim Rohingya Temui Jalan Buntu

“Militer mendatangi kami, membunuh warga kami, melempar anak-anak ke api dan juga membakar rumah-rumah. Saya sangat terganggu dengan pemulangan ini. Bagaimana kami dapat pergi ke sana?”

Tahun lalu, lebih dari 700.000 orang Rohingya melarikan diri ke Bangladesh dari Myanmar menyusul operasi yang dilakukan oleh militer Myanmar. Operasi itu, menurut militer Myanmar, ditujukan untuk memburu para milisi Rohingya.

Sebelumnya gelombang pengungsi selama satu tahun terakhir, Bangladesh sudah menampung sekitar 300.000 pengungsi Rohingya menyusul kerusuhan komunal di Negara Bagian Rakhine, yang menjadi tempat tinggal warga Rohingya di Myanmar.

PBB meyakini terdapat bukti-bukti yang menunjukkan tentara melakukan kekejaman terhadap Rohingya. Menurut badan dunia itu, beberapa pejabat Myanmar patut diselidiki dan diadili dalam kasus dugaan genosida. Tetapi Myanmar membantah keras tuduhan itu.

Sementara itu terkait dengan program repatriasi, PBB, badan-badan amal dan kelompok-kelompok hak asasi manusia menyatakan kekhawatiran akan keselamatan para pengungsi jika tidak ada mekanisme efektif untuk memantau mereka secara independen begitu mereka sampai di Myanmar.

via Program Pemulangan Pengungsi Muslim Rohingya Temui Jalan Buntu

credit by #913

Laura Aurelia, Atlet Renang Asian Para Games Raih Penghargaan Tokoh Olahraga Terbaik

Atlet renang peraih emas Asian Para Games 2018, Laura Aurelia Dinda Sekar Devanti mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Olahraga Indonesia Award 2018 dalam ajang penghargan Indonesia Awards 2018 yang digelar stasiun televisi iNews.

Laura mengalahkan nama-nama atlet lainnya antara lain Jonathan Cristie, Lalu Muhammad Zohri, dan Amiruddin Bagus Kahfi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga saya, untuk MPC Indonesia yang sudah mendukung saya mencapai prestasi ini terutama pak Soni Marbun ketua MPC Indonesia,” ujar Laura di Jakarta Concert Hall, iNews Tower-MNC Center, Kamis (15/11/2018).

Laura juga turut menyampaikan terima kasih kepada Akademi Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sudah mendukungnya selama Asian Para Games 2018 kemarin. “Salam olahraga,” pungkas Laura.

Laura Aurelia, Atlet Renang Asian Para Games Raih Penghargaan Tokoh Olahraga Terbaik
Laura Aurelia, Atlet Renang Asian Para Games Raih Penghargaan Tokoh Olahraga Terbaik

Adapun dalam awarding ini mengusung tema “Indonesia Bangga”, selain kategori tokoh olahraga terbaik yang masuk dalam proses penjurian yakni ada kategori profesional dan kategori publik, selain itu ada pula 17 apresiasi dengan beberapa kategori.

Sementara itu, acara Indonesia Awards 2018 disiarkan secara live dari Jakarta Concert Hall, iNews Tower-MNC Center, Kamis (15/11/2018).

via Laura Aurelia, Atlet Renang Asian Para Games Raih Penghargaan Tokoh Olahraga Terbaik

credit by #913

Melalui Program KKN, 700 Perguruan Tinggi Kerahkan Mahasiswa Benahi Sungai Citarum

Sebanyak 700 perguruan tinggi di Jawa Barat dan DKI Jakarta mendeklarasikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Program Citarum Harum 2019. Penanganan permasalahan Sungai Citarum memerlukan keterlibatan aktif dari unsur pentahelix yang terdiri dari pemerintah, akademisi, asosiasi, komunitas, dan media. Diharapkan dengan adanya sinergitas unsur pentahelix ini mampu mempercepat perubahan Sungai Citarum menjadi lebih baik.

Penandatanganan deklarasi KKN Tematik itu disaksikan langsung Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan pada Kemenristekdikti Intan Ahmad dalam Seminar Nasional Get Citarum Harum 2 Gebyar Edukasi Reduce, Reuse, Recycle KKN Tematik Citarum Harum yang digelar di Soreang, Sabtu 10 November 2018. Dalam seminar nasional itu, digelar juga lelang bibit kopi sebagai upaya reboisasi lahan kritis di kawasan hulu Sungai Citarum.

Dalam deklarasi tersebut dihadiri pula di antaranya Deputi IV Bidang IPTEK, SDM, dan Budaya pada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Syafri Burhanudin yang sekaligus membuka seminar nasional tersebut. Selain itu, hadir pula Sekretaris Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Rina Indiastuti, Direktur Pembelajaran pada Kemenristekdikti Paristiyanti Nurwardhani, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan para rektor/perwakilan perguruan tinggi di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Dirjen Belmawa Intan Ahmad mengatakan, KKN Tematik ini dilakukan dalam mendukung implementasi Peraturan Presiden nomor 15/2018 tentang percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum yang ditandatangani Presiden. KKN Tematik ini dikoordinir Direktur Pembelajaran pada Belmawa Kemenristekdikti.

Melalui Program KKN, 700 Perguruan Tinggi Kerahkan Mahasiswa Benahi Sungai Citarum
Melalui Program KKN, 700 Perguruan Tinggi Kerahkan Mahasiswa Benahi Sungai Citarum

“Di Jawa Barat dan DKI Jakarta ada sekitar 700 perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa lebih dari satu juta orang. KKN ini nantinya akan dilakukan sepanjang tahun dan dilakukan secara bergantian di daerah hulu, tengah, dan hilir DAS Citarum. Nantinya bagaimana mahasiswa melakukan pendampingan kepada masyarakat tentang pengolahan sampah rumah tangga termasuk mengubah kebiasaan masyarakat yang kurang baik dalam merawat lingkungan,” ungkap Intan Ahmad.

Pihaknya mengapresiasi ke berbagai perguruan tinggi yang sangat berantusias membantu dalam KKN Tematik ini. Masih dikatakan dia, penanganan Sungai Citarum ini merupakan pekerjaan lintas kementerian, terutama dikoordinir Kementerian Kemaritiman. “KKN Tematik ini disesuaikan dengan permasalahan yang ada. Saya juga mengapresiasi kegiatan deklarasi KKN Tematik yang saat ini digelar atas bantuan dari UPI,” kata dia.

Sementara Sekretaris Dirjen Belmawa Kemenristekdikti Rina Indiastuti mengatakan, dalam program Citarum Harum ini Menristekdikti RI M. Nasir telah berkomitmen untuk berkontribusi hasil IPTEK yang bisa mempercepat program tersebut.  “Untuk Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan ada unsur mahasiswanya yang diminta untuk turut berpartisipasi melalui KKN Tematik,” kata dia.

Diharapkan ke depannya, melalui KKN Tematik ini memberikan soft skill melalui upaya edukasi kepada masyarakat untuk memelihara kebersihan Sungai Citarum. Dalam hal ini, lanjut dia, melalui KKN Tematik ini mahasiswa mempunyai kepedulian terhadap lingkungan, mampu mengajak masyarakat dalam merawat lingkungan, dan turut menjadi agen perubahan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih lestari.

Keterlibatan Media Massa dan Komunitas

Melalui Program KKN, 700 Perguruan Tinggi Kerahkan Mahasiswa Benahi Sungai Citarum
Melalui Program KKN, 700 Perguruan Tinggi Kerahkan Mahasiswa Benahi Sungai Citarum

Sementara itu, Direktur Pembelajaran Belmawa Paristiyanti Nurwardhani mengatakan, keterlibatan unsur media massa dalam perwujudan percepatan penanganan Citarum Harum juga diperlukan melalui komponen pentahelix. Dengan adanya jalinan koordinasi dengan media massa ini, lanjut Paristiyani, diharapkan mampu melahirkan sebuah masterplan program kerja dalam program nasional ini.

Disinggung mengenai hasil penelitian permasalahan di DAS Citarum, dikatakan Paristiyani, persoalan di daerah hulu Sungai Citarum yakni lahan gundul. Pihaknya pun memberikan dorongan kepada ITB, IPB, dan Unpad untuk melakukan penelitian mendalam mengenai penyebab longsor dan gundulnya area hutan di hulu Sungai Citarum.

“Untuk kawasan hulu, itu memerlukan 125 juta bibit pohon untuk mereboisasi lahan gundul. Solusinya untuk menggantikan tanaman sayuran sayuran yang membuat tanah longsor, itu melalui pohon kopi. Nantinya, pohon kopi ini mempunyai nilai ekonomis bagi masyarakat,” ujar dia.

Kemudian, untuk di kawasan tengah DAS Citarum, permasalahan yang dihadapi yaitu pencemaran limbah industri. Sedangkan untuk kawasan hilir, permasalahan yang dihadapi yaitu kesehatan, khususnya stunting atau pengerdilan yang diduga karena adanya akumulasi racun limbah dari Sungai Citarum.

Sementara itu Deputi IV Bidang IPTEK, SDM, dan Budaya pada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Syafri Burhanudin mengatakan, saat ini penanganan pengendalian Sungai Citarum berjalan dengan lancar dan baik. Secara umum, lanjut dia, kondisi Sungai Citarum yang semula tercemar berat, saat ini sudah menunjukkan perbaikan yang cukup membanggakan. Penyajian data mengenai penelitian Sungai Citarum harus dilakukan secara berkala.

“Memang Sungai Citarum itu adalah salah satu sungai terpolusi. Kita harapkan tahun 2018 sudah berubah. Namun, secara umum ada tantangan kita dari hulu, tengah, dan hilir. Penanganan masalah itu tidak bisa diselesaikan hanya dengan unsur birokrasi, melainkan melibatkan semua kalangan. Diharapkan, dengan keterlibatan semua pihak ini mampu mempercepat perwujudan Citarum Harum,” ucap dia.

via Melalui Program KKN, 700 Perguruan Tinggi Kerahkan Mahasiswa Benahi Sungai Citarum

credit by #913

Inilah Penjelasan Dubes Saudi Soal Tidak Berikan Notifikasi Hukuman Mati

Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah al-Shuaibi angkat bicara terkait kasus hukuman mati Tuti Tursilawati yang merupakan TKW asal Majalengka.

Tuti merupakan TKW yang dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi tanpa adanya notifikasi terlebih dahulu. Menurutnya, tudingan Arab Saudi tidak memberikan notifikasi tidak benar.

“Berkaitan notifikasi tidaklah benar, bahwa notifikasi pernah disampaikan di beberapa kasus. Namun kami masih menunggu dari pemerintahan Arab Saudi terkait kasus yang terakhir (kasus Tuti),” ujar Osama dalam jumpa pers di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

Osama menegaskan dirinya akan melakukan konfirmasi kepada pemerintah Arab Saudi maupun Indonesia terkait apakah sebelumnya notifikasi itu sudah diberikan atau belum.

Inilah Penjelasan Dubes Saudi Soal Tidak Berikan Notifikasi Hukuman Mati
Inilah Penjelasan Dubes Saudi Soal Tidak Berikan Notifikasi Hukuman Mati

“Saya masih tunggu informasi dari pemerintahan saya apakah pemerintah sudah terima notifikasi tersebut. Kemudian masalah tersebut pernah disinggung dan dibahas bapak Menlu Saudi waktu kunjung ke Indonesia dan kita susul ke pemerintahan Indonesia apakah ada notifikasi, sampai saat ini kita masih menanti dari pihak Saudi,” ungkapnya.

Diketahui Tuti Tursilawati merupakan TKW asal Majalengka, yang dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi pada 29 Oktober 2018 di Thaif, Arab Saudi sebagai hukuman dalam kasus pembunuhan majikannya pada tahun 2011.

via Inilah Penjelasan Dubes Saudi Soal Tidak Berikan Notifikasi Hukuman Mati

credit by #913

Inilah Manfaat Rutin Mengonsumsi Susu Almond Untuk Kecantikan

Selain buah dan sayur, susu almond dikenal menyimpan banyak manfaat karena kaya akan gizi dan nutrisi yang baik bagi tubuh. Menurut Kristin Kirkpatrick, salah seorang Ahli Diet dan Manajer Layanan Nutrisi Kesehatan di Cleveland Clinic’s Wellness Institute, susu almond memiliki 50% kandungan lemak yang lebih rendah jika dibandingkan dengan susu sapi. Selain tidak mengandung kolesterol, susu yang bersumber dari nabati ini juga aman dikonsumsi para vegan. Bahkan, para wanita yang sedang diet pun akan merasa lebih aman saat mengonsumsi susu ini tanpa perlu khawatir gemuk.

Dari segi kesehatan tubuh, rutin meminum susu almond dapat menjaga kesehatan jantung, membantu menurunkan berat badan, mengurangi risiko diabetes, bahkan juga aman dikonsumsi oleh seseorang yang mengidap intoleransi laktosa. Selain menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan, susu almond juga baik untuk merawat kecantikan kulit. Kandungan vitamin E yang tersimpan di dalamnya, menjadikan susu almond efektif dalam menutrisi sekaligus merawat kulit.

Bagi kamu yang gemar mengonsumsi minuman sehat ini, beruntung sekali! Pasalnya, selain kesehatan tubuh jadi lebih terjaga, kamu pun akan merasakan manfaat kecantikan berikut ini!

Regenerasi Kulit Lebih Cepat Sekaligus Mencegah Penuaan
Inilah Manfaat Rutin Mengonsumsi Susu Almond Untuk Kecantikan
Inilah Manfaat Rutin Mengonsumsi Susu Almond Untuk Kecantikan

Kandungan vitamin E yang tinggi dalam susu almond dapat mencukupi kebutuhan nutrisi kulit. Baiknya lagi, kandungan vitamin yang kaya anti-oksidan ini juga dapat dikamulkan untuk melawan efek buruk radikal bebas. Minyak yang ada di dalam vitamin E juga dapat mendorong produksi kolagen yang mana akan membuat kulit tetap kenyal. Selain itu, dengan konsumsi secara rutin atau menjadikannya sebagai bahan masker wajah, proses regenerasi kulit pun jadi lebih cepat.

Memperlambat Terbentuknya Sel Kulit Mati

Susu almond mengandung flavonoids, catechin, dan epicatechin yang bertugas untuk membantu mencegah terbentuknya sel kulit mati terus tumbuh dan menumpuk di lapisan teratas kulit. Jika mengonsuminya secra rutin, pertumbuhan sel kulit mati pun akan semakin melambat, yang mana akan berdampak pada cerahnya kulit wajah.

Mengendalikan Produksi Minyak Berlebih

Beberapa masalah kulit seperti jerawat dan komedo, umumnya terjadi karena produksi minyak berlebih yang berujung pada terjadinya penyumbatan pori akibat terkontaminasi dengan kotoran dan debu. Dengan mengonsumsi susu almond secara rutin, produksi minyak di wajah pun dapat lebih terkendali.

Sebagai Pelembap Alami

Ternyata, susu almond juga bisa dijadikan sebagai DIY skin care, lho! Untuk melembapkan kulit, kamu bisa merendam kapas ke dalam wadah berisi susu almond. Setelah kapas terendam sempurna, peras hingga setelhan mengering. Setelahnya, tempel atau oleskan kapas pada kulit wajah, kurang lebih selama 5-10 menit hingga susu terserap maksimal ke kulit. Jika dilakukan secara rutin, kulit pun akan terasa lebih lembap berkat kandungan riboflavin yang dapat membantu meningkatkan produksi niacinamide di kulit.

Mengatasi Sunburn

Senang berlibur ke pantai? Atau, mungkin kamu sering lupa menggunakan tabir surya saat melakukan aktivitas di luar ruangan? Kegiatan outdoor memang sangat memungkinkan kamu mengalami sunburn akibat terlalu terpapar sengatan matahari. Nah, jika masalah ini terjadi, kamu pun dapat meredakannya dengan menggunakan Caranya pun tergolong cukup mudah, yakni dengan mengusapkan susu almond pada kulit yang terbakar secara rutin setelah mandi. Kandungan vitamin E yang dimiliki susu almond diketahui dapat meminimalisir kerusakan kulit yang terbakar.

Itulah sekilas mengenai susu almond dan manfaat rutin jika mengonsumsi susu almond untuk kecantikan. Semoga bermanfaat!

via Inilah Manfaat Rutin Mengonsumsi Susu Almond Untuk Kecantikan

credit by #913

Benarkah Indonesia Dinilai Sudah Gawat Darurat Matematika?

Indonesia dinilai sudah gawat darurat dalam matematika. Terkait dengan itu guru diharapkan jangan lagi fokus pada mengajarkan materi, tetapi juga skill menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Buruknya kualitas matematika masyarakat Indonesia ini didasarkan atas beberapa penelitian yang dilakukan peneliti kredibel dunia. Pada acara Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) yang di sponsori Eduspec di Gedung Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) UI Depok ditunjukkan beberapa penelitian tentang kompetensi matematika di Indonesia.

Kemendikbud melalui program Indonesia National Assesment Program (INAP) pada 2016 menunjukkan sekitar 77,13% siswa SD di seluruh Indonesia memiliki kompetensi matematika yang sangat rendah, yakni 20,58% cukup dan hanya 2,29% yang kategori baik.

INAP lalu berganti nama menjadi AKSI (Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia). Kali ini asesmen dilakukan untuk siswa SMP kelas VIII pada 2017 di dua provinsi. Hasil kompetensi literasi matematika rata-rata hanya 27,51. Dari skor 0-100, hasil asesmen itu sangat buruk.

Benarkah Indonesia Dinilai Sudah Gawat Darurat Matematika?
Benarkah Indonesia Dinilai Sudah Gawat Darurat Matematika?

Penelitian terbaru pada 2018, Program Research on Improvement of System Education (RISE) di Indonesia merilis hasil studinya yang menunjukkan bahwa kemampuan siswa memecah kan soal matematika sederhana tidak berbeda secara signifikan antara siswa baru masuk SD dan yang sudah tamat SMA.

“Yang disebut gawat darurat adalah bahwa kemampuan matematika tidak berkembang seiring bertambahnya tingkat sekolah yang diikuti anak-anak dan penurunan yang terjadi dari tahun ke tahun,” ujar peneliti RISE Niken Rarasati. Niken juga meng khawatirkan terjadinya stagnasi kemampuan siswa seiring meningkatnya jenjang pendidikan.

Tidak hanya itu ada kecenderungan terjadi penurunan kemampuan siswa secara bertahap dari tahun 2000 ke tahun 2014. Praktisi pendidikan Indra Charismiadji berpendapat, hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanyaan 1/3 dikurangi 1/6 anak usia 8 tahun yang mampu menjawab hanya 2,9%, anak usia 18 tahun hanya 8,9%, dan yang berusia 28 tahun yang bisa menjawab pertanyaan itu hanya 6,8%.

“Jadi soal perhitungan dasar saja (kemampuan matematika) sudah parah banget,” katanya. Indra berpendapat, guru jangan lagi fokus pada pengajaran materi, tetapi ke skill. Juga jangan mengejar prestasi atas dasar angka, sebab percuma anak mendapat nilai 100, tetapi tidak memiliki kemampuan apa-apa.

Benarkah Indonesia Dinilai Sudah Gawat Darurat Matematika?
Benarkah Indonesia Dinilai Sudah Gawat Darurat Matematika?

Oleh sebab itu dia mengharapkan mereka mengajari anak agar mampu menghitung yang kemudian digunakan dalam keseharian. Sebab masalah yang terjadi di Indonesia adalah mereka bisa menghafal soal hitungan seperti satu tambah satu dan seterusnya. Tetapi saat dihadapkan pada soal hitungan cerita mereka kebingungan.  “Tantangan terbesar kita ialah pada guru. Mereka tidak paham. Kepala daerah juga tidak paham. Misalnya daerah masih mengejar target kelulusan UN (ujian nasional) 100%,” jelasnya.

Kondisi kegawatdaruratan ini belum juga beranjak sejak tahun 2000 silam. Data IFLS (Indonesia Family Life Survey) pada 2000, 2007, dan 2014 yang mewakili 83% populasi Indonesia juga menunjukkan kedaruratan bermatematika.

Kedaruratan terjadi lantaran responden yang memiliki kompetensi kurang jumlahnya sangat tinggi. Lebih dari 85% lulusan SD, 75% lulusan SMP, dan 55% lulusan SMU hanya mencapai tingkat kompetensi siswa kelas 2 ke bawah.

Hanya sedikit saja yang memiliki tingkat kompetensi kelas 4 dan 5. “Survei IFLS ini menunjukkan kemunduran kompetensi siswa secara akut. Kita tidak boleh mengabaikan temuan-temuan ini jika Indonesia ingin lebih baik, tidak bangkrut atau bubar karena kualitas SDM bangsa ini dari tahun ke tahun mengalami penurunan signifikan,” kata Presidium Gernas Tastaka Ahmad Rizali.

Menurutnya, hampir 20 tahun reformasi bangsa ini mengabaikan kompetensi generasi emas Indonesia. Akibatnya kondisi sosial politik dan ekonomi Indonesia selalu tertinggal dengan negara-negara maju.

Benarkah Indonesia Dinilai Sudah Gawat Darurat Matematika?
Benarkah Indonesia Dinilai Sudah Gawat Darurat Matematika?

Tidak ingin Indonesia mengalami keterpurukan di masa yang akan datang, para aktivis dari berbagai latar belakang dan akademisi mendeklarasikan Gernas Tastaka yang akan melakukan pelatihan dan melatih relawan.

Hadir dalam deklarasi tersebut Rektor UI Muhammad Anis, mantan Wakil Menteri Pendidikan Fasli Djalal, praktisi pendidikan dari Eduspec Indra Charismiadji, dan para peneliti dari RISE, peneliti dari Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan, akademisi Ditta Puti Sarasvati, Forum Literasi Jakarta Sururi Azis, dan Presidium Gernas Tastaka.

Sementara itu Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad menyatakan, rendahnya kemampuan matematika siswa Indonesia bukan merupakan hal baru.

Tidak hanya matematika, katanya, tetapi juga tingkat kemampuan bahasa dan sains. Hamid menjelaskan, hal ini terjadi karena kemampuan literasi dasar Indonesia juga masih rendah.

Direktur Pembinaan SD Ditjen Dikdasmen Kemendikbud Khamim menjelaskan, salah upaya yang Kemendikbud lakukan untuk meningkatkan kemampuan matematika adalah dengan menambah atau meningkatkan kompetensi guru melalui Bimbingan Teknis Penguatan Proses Pembelajaran. “Sehingga guru mampu menciptakan suasana pembelajaran Matematika yang menyenangkan,” jelasnya

via Benarkah Indonesia Dinilai Sudah Gawat Darurat Matematika?

credit by #913

Timnas Futsal Indonesia Telah Berjuang Maksimal Pada Laga Semi Final Piala AFF Futsal 2018

Pada laga semi final Piala AFF Futsal 2018, Tim Nasional futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 2-3 di GOR UNY, Yogyakarta, Jumat (9/11). Meski kalah dan urung ke final, anak asuh Kensuke Takahashi sudah bermain luar biasa dan layak mendapat pujian.

Dalam pertandingan tersebut Indonesia sempat tertinggal dua gol di babak pertama. Akan tetapi, Bambang Bayu Saptaji dan kawan-kawan mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Thailand berhasil mengunci kemenangan melalui gol yang dicetak Keattiyot Chalaemkhet saat masa tambahan waktu kedua yang menyisakan satu menit lagi.

Laga kembali dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Thailand berhasil mengunci kemenangan melalui gol yang dicetak Keattiyot Chalaemkhet saat masa tambahan waktu kedua yang menyisakan satu menit lagi.

Timnas Futsal Indonesia Telah Berjuang Maksimal Pada Laga Semi Final Piala AFF Futsal 2018
Timnas Futsal Indonesia Telah Berjuang Maksimal Pada Laga Semi Final Piala AFF Futsal 2018

“Terima kasih atas upaya seluruh pemain yang sudah kerja keras. Menurut saya pertandingan tadi berjalan sangat keras terutama taktikal dan fisik,” kata Kensuke usai laga.

“Dalam alur keras pertandingan seperti ini, kita masih bisa menyamakan kedudukan tentu saja ini akan jadi sarana perbaikan,” tambah pelatih asal Jepang tersebut.

Lebih lanjut, Kensuke menjelaskan para pemainnya kurang fokus ketika di babak pertama. Makanya, Thailand mampu menjebol dua kali gawang timnas futsal Indonesia di laga ini.

“Jadi tetap di babak pertama kita terlalu menghormati lawan, seperti juga saat menghadapi Malaysia, jadi untuk kita bisa menjadi satu kekuatan yang solid butuh waktu lebih banyak,” tukasnya.

via Timnas Futsal Indonesia Telah Berjuang Maksimal Pada Laga Semi Final Piala AFF Futsal 2018

credit by #913

Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan

Kini Korea Selatan cukup diminati oleh wisatawan Indonesia maupun dunia untuk berlibur.

Meski sedang liburan ke Korea, kamu tetep bisa hemat budget kamu loh, dengan mengunjungi destinasi wisata gratis yang ada di Korea.

Berikut daftar wisata gratis yang ada di Korea Selatan, simak yuk.

1. Cheonggyecheon Stream

Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan
Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan

Cheonggyecheon Stream merupakan sebauh objek wisata yang terletak di pusat kota. Loksinya pun tidak jauh dari Gwanghwamun Square.

Cheonggyecheon Stream merupakan sungai yang memiliki trotoar bagi pejalan kaki. Desain sungai ditata dengan begitu cantik, kamu bisa menikmati keindahan sugai ini dnegan duduk-duduk di tepi sungai.

Menikmati sejuknya udara atau berjalan-jalan menyusuri aliran sungai sambil mengobrol santai di sana.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Cheonggyecheon adalah saat malam hari, karena gemerlapnya lampu akan membuat suasana romantis di sekelilingnya.

2. Han Gang River (Sungai Han)

Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan
Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan

Panjang sungai Han adalah sekitar 514 km. Sungai ini terbentang di sepanjang Kota Seoul dan bermuara di Laut Kuning.

Taman-taman di pinggir sungai ini bisa diakses oleh wisatawan secara gratis. Satu jembatan yang cukup terkenal yang melintasi Sungai Han adalah Banpo Bridge.

Jembatan ini menghubungkan sebelah utara dan selatan dari kota Seoul.

3. Namsan Park

Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan
Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan

Namsan Park merupakan sebuah taman yang terluas di kota Seoul. Cocok bagi yang ingin berwisata sambil mencari spot foto yang instagramable.

Apalagi ketika kamu berkunjung saat musim gugur. Malam hari juga bisa menjadi waktu yang baik bagi traveler yang ingin melihat pemandangan lampu warna-warni yang menghiasi kota Seoul dengan cantik.

4. Namsan Seoul Tower

Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan
Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan

Objek wisata ini dikenal cukup romantis di Seoul. Namsan Seoul Tower sering dijadikan sebagai lokasi syuting drama Korea, seperti City Hunter, hingga Princess Hours.

Mitos tentang gembok cinta di Namsan Seoul Tower juga menjadi sebuah magnet yang menarik wisatawan.

5. Bukchon Hanok Village

Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan
Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan

Bukchon Hanok Village merupakan sebuah kawasan perumahan Hanok. Hanok adalah rumah tradisional yang ada pada era Dinasti Joseon.

Kawasan ini berada di antara Gyeongbokgung, Changdeokgung dan Jongmyo Shrine. Selain berwisata budaya, kamu juga bisa membayar rasa penasaranmu dengan melihat secara langsung bangunan Korea Selatan pada zaman dahulu.

Bukchon Hanok Village bisa kamu datangi secara gratis. Berfoto dengan latar belakang rumah Hanok akan membuat hasil fotomu jadi tampak keren.

Itulah daftar wisata gratis yang ada di Korea Selatan. Selamat berlibur ya!

 

via Liburan Hemat, Inilah 5 Destinasi Wisata Gratis Di Korea Selatan

credit by #913

Sekjen PBB Dorong Pelarangan Senjata Otonom

Antonio Guterres, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  mendorong pelarangan senjata otonom yang dapat membunuh orang tanpa keterlibatan manusia.

Guterres menegaskan, secara moral menjijikkan jika dunia gagal melarang senjata otonom tersebut. Saat kemampuan kecerdasan buatan (AI) tumbuh pesat, ada kekhawatiran kemungkinan munculnya robot-robot pembunuh atau mesin lain yang dikembangkan untuk perang.

Saat berbicara dalam konferensi teknologi Web Summit di Lisbon, Senin (5/11) waktu lokal, Guterres memuji berbagai manfaat besar dari teknologi baru. Tetapi, dia juga memberi peringatan kepada dunia. ”Dunia harus bekerja untuk menghindari mesin-mesin otonom dengan kekuatan dan kemampuan mengambil nyawa manusia atas keinginan mereka sendiri, tanpa kontrol manusia,” tutur dia, dikutip kantor berita Reuters.

”Ini hal yang dalam pendapat saya tidak hanya secara politik tak dapat diterima, tapi secara moral menjijikkan dan saya yakin ini akan dilarang oleh hukum internasional,” ujar dia.

Sekjen PBB Dorong Pelarangan Senjata Otonom
Sekjen PBB Dorong Pelarangan Senjata Otonom

Adapun teknologi baru itu memungkinkan terciptakan lebih banyak sistem senjata otonom, mulai drone hingga tank. Robot-robot juga sedang dikembangkan untuk potensi penggunaan dalam perang. Guterres menyatakan, saat ini tidak ada kesepakatan internasional bahwa hukum kemanusiaan internasional diterapkan pada penggunaan siber dalam situasi konflik. Hal ini, menurut dia, akan membuat regulasi senjata otonom dalam konflik menjadi lebih sulit.

”Ini satu bidang di mana saya yakin komunitas internasional perlu bekerja sama. Hal terburuk yang bisa terjadi, yaitu kita menjadi optimistis naif dan bodoh,” ungkap Guterres.

Guterres menyatakan, PBB dapat bekerja sebagai sarana untuk kerja sama ruang siber untuk menciptakan kode etik. Untuk memulai hal itu, PBB tahun ini membentuk panel tingkat tinggi dalam kerja sama digital. Panel ini dipimpin Melinda GatesdanJack Ma, Executive Chairman raksasa e-commerce China,  Alibaba.

Guterres juga menyatakan berbagai perpecahan internasional dapat mempersulit kerja sama di bidang siber, terutama saat ada tren baru untuk mempertanyakan mekanisme multilateral yang menjadi jalan satu-satunya menjawab tantangan global.

via Sekjen PBB Dorong Pelarangan Senjata Otonom

credit by #913

Ikuti Lomba Tembak AARM, Kontingen TNI AD Tidak Boleh Lengah

Atlet tembak TNI AD sebagai ksatria bangsa tidak boleh lengah dan senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, sehingga dapat menghadirkan kembali prestasi, kehormatan dan harga diri rakyat dan bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tatang Sulaiman yang mewakili KSAD Jenderal TNI Mulyono dalam acara laporan pemberangkatan kontingen TNI Angkatan Darat yang mengikuti lomba tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018, di Mabesad, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakasad,  KSAD Jenderal TNI Mulyono mengucapkan selamat kepada para atlet petembak TNI Angkatan Darat yang telah terpilih untuk mengikuti lomba tembak antar Angkatan Darat negara-negara ASEAN di Malaysia.

“Atas nama TNI Angkatan Darat, saya menaruh harapan besar kepada kalian untuk meneruskan tradisi prestasi sebagai juara umum dan melanjutkan dominasi kita di berbagai event lomba tembak internasional, termasuk AARM ini,” ujarnya.

 Ikuti Lomba Tembak AARM, Kontingen TNI AD Tidak Boleh Lengah
Ikuti Lomba Tembak AARM, Kontingen TNI AD Tidak Boleh Lengah

KSAD mengatakan, ajang AARM yang tahun ini dilaksanakan di Malaysia merupakan agenda tahunan Angkatan Darat negara-negara ASEAN yang tidak hanya ditujukan sebagai wahana mempererat kerja sama militer, namun juga salah satu strategi diplomasi militer serta ajang unjuk kemampuan prajurit masing-masing negara peserta.

“Pada AARM di Singapura tahun lalu, tim tembak TNI AD menorehkan prestasi yang luar biasa, dengan mencatatkan rekor trofi dan medali terbanyak dalam sejarah pelaksanaan AARM, yaitu sembilan trofi. Kesembilan trofi tersebut  diraih dengan perolehan 31 medali emas, 10 medali perak dan 10 medali perunggu. Prestasi ini jauh melampaui kontingen negara lain dan mengantarkan kontingen TNI AD kembali meraih juara umum ke-12 kalinya,” ucapnya.

Adapun capaian prestasi tersebut menunjukkan potensi TNI AD yang sangat besar dan hal tersebut dicapai berkat tekad, ketekunan dan kerja keras semua pihak untuk mempersembahkan prestasi yang terbaik, tidak hanya bagi TNI AD namun juga bagi rakyat dan bangsa Indonesia. “Torehan rekor tersebut menjadi suatu trademark dan cerminan kemampuan prajurit TNI AD yang disegani di dunia internasional,” tegas pucuk pimpinan TNI AD ini.

Dalam rangka mempertahankan prestasi dan supremasi sebagai juara umum yang sudah diraih sebelumnya, KSAD menyampaikan bahwa kontingen TNI AD harus memiliki sikap, mental dan tekad yang kuat serta didukung dengan semangat juang yang tinggi. Namun demikian, KSAD berharap agar tuntutan tersebut tidak dijadikan sebagai beban yang dapat mengganggu konsentrasi lomba, akan tetapi dijadikan sebagai pemacu semangat untuk menunjukkan prestasi terbaik.

“Oleh karenanya, jangan pernah lengah atau terlalu percaya diri. Jagalah sportivitas dan kehormatan kita sebagai Ksatria bangsa, sehingga dapat menghadirkan kembali prestasi dan kehormatan serta harga diri rakyat dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

KSAD juga menyampaikan penghargaan kepada para pelatih dan pendukung serta pimpinan PT Pindad atas dukungan dalam penyiapan dan pembinaan petembak TNI Angkatan Darat.

“Ingat, negara peserta lainnya tentu tidak akan membiarkan kita terus mendominasi lomba. Mereka juga akan berusaha dengan sangat keras untuk merebut kehormatan yang kita raih tahun lalu,” tegasnya.

via Ikuti Lomba Tembak AARM, Kontingen TNI AD Tidak Boleh Lengah

credit by #913