Prabowo Sebut Para Penguasa Negara Pinter Curi Uang Rakyat

Jakarta – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan besarnya angka kemiskinan yang ada di Indonesia merupakan suatu permasalahan sistemis yang berasal dari para penguasa negara. Prabowo menilai bahwa kemiskinan yang sedang dialami oleh rakyat Indonesia merupakan sebuah paradoks. Prabowo mempertanyakan bagaimana bisa para rakyat kelaparang di negara yang diketahui sangat kaya aka sumber daya alam dan juga gemah ripah loh jinawi ini.

Kemudian Prabowo juga menuturkan bahwa selama kurang lebih dari 20 tahun berkiprah di dunia politik serta mendekati dirinya dengan poara rakyat, dirinya akhirnya mengatakan bahwa dirinya mengerti bahwa salah satu akar permasalahan kemiskinan rakyat ialah para penguasa Indonesia yang memiliki jiwa maling, yang suka mencuri kekayaan negara.

Dikutip pada Kamis (14/02/19) “Sudah lama tipu menipu, rekayasa, sudah terlalu lama elite kita berbuat seperti itu. Saya paham dan mengerti karena saya bagian dari elite, tapi saya muak dengan elite yang seperti itu. Tugas elite adalah selalu membela kepentingan rakyatnya,” ujar Prabowo seperti dalam siaran pers yang diterima salah satu media.

Prabowo Sebut Para Penguasa Negara Pinter Curi Uang Rakyat
Prabowo Sebut Para Penguasa Negara Pinter Curi Uang Rakyat

“Mungkin elite kita ini sudah terlalu pinter. Pinter ngapusi, pinter mencuri uang rakyat,” Prabowo melanjutkan.

Prabowo juga megatakan bahwa para penguasa itu bernyali selalu menginginkan keuntungan untuk dirinya sendiri beserta kawan – kawannya. Dan dampaknya, Prabowo mengatakan kekayaan yang dipunyai leh Indonesia sampai ke luar negeri serta tidak menetap di Indonesia.

“Kalau begini terus, mustahil Indonesia bisa bangkit. Bukan saya pesimis. Saya pernah mendapatkan pendidikan, saya pernah menjabat, saya tak akan tinggal diam kalau rakyat terus dimiskinkan,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Kemudian Prabowo berkomitmen bahwa dirinya akan menerima para piutra putri terbaik bangsa Indonesia untuk ikut menjadi menterinya apabila dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang dirinya menjadi kepala pemerintahan di tahun 2019-2024. “Kami akan panggil putra putri terbaik bangsa, yang paling pinter. Tapi pinter saja tidak cukup, tapi juga harus jujur dan tidak memperkaya keluarga, teman atau tetangganya. Putra putri yang siap mengabdi untuk rakyat,” pungkas Prabowo Subianto.

via Prabowo Sebut Para Penguasa Negara Pinter Curi Uang Rakyat

credit by #913

Bersama Prabowo Dongkrak Kedaulatan Energi Di Indonesia

Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memantapkan janjinya untuk mengejar ketinggalan dalam mendongkrak investasi di bidang energi terbarukan.

Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said, mengungkapkan bahwa pihaknya akan memuliakan 10 juta dari 80 juta hektare lahan terlantar dalam bentuk tanaman pangan dan energi untuk menggenjot investasi di bidang energi terbarukan.

“Itu komitmen Prabowo-Sandi, disebut strategi dorongan besar,” Ujar  Sudirman dihadapan masyarakat terdampak pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara dan gerakan #BersihkanIndonesia di Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (13/2/2019).

Sudirman menjelaskan, Prabowo-Sandi berkomitmen untuk memenuhi amanat Undang-undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi yaitu melaksanakan pembangunan industri energi bersih dan terbarukan.

Sudirman yang pernah menjabat  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM ) di era Jokowi ini menilai pihaknya juga akan mendorong investasi besar-besaran untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan mengoptimalkan konversi minyak kelapa sawit (CPO) menjadi biodiesel.

Tidak hanya itu sambungnya, Prabowo – Sandiaga akan mendorong dorong sejumlah wilayah Indonesia untuk membuka solar farm (ladang panel surya) yang saat ini belum dimungkinkan karena Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak mau membeli dengan harga yang terjangkau.

“Kami akan dorong CPO sebanyak mungkin dikonversi menjadi biodiesel, ini sekaligus menjadi solusi ketergantungan pada fosil dan impor BBM,” ujar Sudirman.

Secara detail, Sudirman memastikan bahwa visi dan misi yang dibawa Prabowo-Sandi untuk mewujudkan kedaulatan energi di Indonesia akan disampaikan dalam debat capres 2019 diputaran kedua yang akan berlangsung 17 Februari mendatang.

Langkah pun langsung diambil Sudirman untuk mengajak seluruh masyarakat bergandengan tangan untuk mendukung visi dan misi tersebut.

“Mari bersihkan Indonesia. Kalau energinya bersih, pemerintahnya pasti bersih. Karena biasanya keduanya saling terkait,” ujarnya.

Dengan visi dan misi tersebut sudah pastilah kedepannya Indonesia akan lebih baik.

via Bersama Prabowo Dongkrak Kedaulatan Energi Di Indonesia

credit by #913

Berikut Diantaranya Tiga Program Prabowo-Sandi Tingkatkan Ekonomi Indonesia

Jakarta – Jika dalam Pemilihan Presiden pada 17 April 2019 mendatang pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi menang dan menerima mandat menjadi Presiden dan wakil presiden maka nantinya pihaknya sudah mempunyai 3 strategis dalam tujuan meningkatkan ekonomi di Indonesia dalam memimpin 5 tahun mendatang.

Dan 3 strategi tersebut kedepannya akan dibuat dan diwujudkan pada saat 100 hari masa kepemimpinan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi.

Dikutip pada Rabu (13/02/19) “Yang pasti, hilangkan potensi kebocoran anggaran. Yang kedua bagaimana caranya penegakan hukum dan pemberantasan mafia-mafia seperti pangan, energi, migas,” kata  Faldo Maldini selaku Juru Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi, kepada wartawan saat berada di bilangan Gambir, Jakarta Pusat.

Faldo Maldini mengatakan bahwa kebocoran yang dimaksudkan ialah seperti biaya infrastruktur yang tergolong mahal dan juga adanya mafia – mafia yang bisa merusak kapasitas produksi pangan.

Kemudian lebih lanjut, Faldo menerangkan langkah strategi ketiga ialah berupa keputusan yang dikeluarkan keberpihakan pada ekonomi rakyat.

“Karena kan yang selalu dibahas sama Pak Prabowo adalah misalnya hal-hal yang melekat yang langsung dirasakan problem-problem masyarakat,” terangnya.

Berikut Diantaranya Tiga Program Prabowo-Sandi Tingkatkan Ekonomi Indonesia
Berikut Diantaranya Tiga Program Prabowo-Sandi Tingkatkan Ekonomi Indonesia

Pasangan Prabowo – Sandi akan terus membuat program visi – misinya melalui sebuah program visi – misi yang bertajuk Koalisi Adil Makmur. Dalam progeram yang dianut tersebut diantaranya juga mencakup mengenai pengembangan ekonomi Indonesia.

Diantara 3 program kebijakan ekonomi Indonesia salah ialah :

1. Menyelenggarakan politik pembangunan yang memprioritaskan rakyat, melalui penyusunan anggaran pro-rakyat, kebijakan ekonomi pro-penciptaan lapangan kerja, kebijakan fiskal yang pro daya beli masyarakat, kebijakan subsidi yang mendorong kemampuan produksi, kebijakan menjadi harga yang terjangkau dan stabil serta pembangunan infrastruktur pertanian dan pedesaan yang mendukung berkembangnya sektor produktif.

2. Membangun industri hulu dan industri manufaktur nasional berbasis inovasi nasional untuk meningkatkan daya saing, berbahan baku lokal guna memberikan nilai tambah bagi komoditas dalam negeri, mendorong berkembangnya industri rakyat, serta menyokong penyerapan angkatan kerja.

3. Membangun kembali industri strategis nasional yang mampu memproduksi barang-barang modal, untuk mengurangi ketergantungan impor barang modal.

Dan masih banyak lagi program-program yang dibuat Prabowo-Sandi dalam kembangkan potensi ekonomi Indonesia.

via Berikut Diantaranya Tiga Program Prabowo-Sandi Tingkatkan Ekonomi Indonesia

credit by #913

Guyonan Prabowo Sebut Tangan Orang Banyumasan Keras-Keras

Banjarnegara – Pada Kamis (14/02/19) calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan safari politiknya ke Kabupaten Purbalingga serta Banjarnegara, Jawa Tengah untuk menjumpai para relawan serta para pendukungnya. Dirinya mengatakan bahwa terkesan dengan masyarakat yang ada di Banyumasan yag tangannya keras – keras.

Terdapat pertanyaan mengapa tangan orang Banyumas keras – keras? Perihal tersebut terbongkar kala massa pendukunganya ingin berjabat tangan maupun bersalaman dengan Prabowo Subianto.

Prabowo pun lantas meminta maaf sebab dirinya tidak bisa berjabat tangan secara satu persatu dengan pendukungnya. Tak hanya karena faktor tak memungkinkan adanya kemudian juga sebab dirinya mengatakan bahwa tangan warga terlalu keras.

Dikutip pada Rabu (13/02/19) “Saya mengerti emak-emak sekalian, istilahnya saudara mau menghormati saya, maaf tidak bisa kasih tangan kepada kalian semua, terus terang saja karena tidak memungkinkan, juga karena tangan kalian terlalu keras,” lawak Prabowo di hadapan pendukungnya di Desa Wanadadi, Banjarnegara.

“Ini saya lihat daerah sini, Purbalingga, ini kayaknya daerah Banyumasan, Banjarnegara termasuk daerah Banyumasan?”  tanya Ketua Umum Partai Gerindra ini.

“Betul,” jawaban para pendukungnya serempak.

“Pantesan tangannya keras-keras, minta ampun. Kau kasih tangan, tangan aku yang kesakitan. Rupanya ini memang banyak petani,” imbuhnya.

Guyonan Prabowo Sebut Tangan Orang Banyumasan Keras-Keras
Guyonan Prabowo Sebut Tangan Orang Banyumasan Keras-Keras

Di dalam pertemuan tersebut dirinya mengajak kepada semua pendukungnya untuk menciptakan gelakan bola salju. Langkah – langkahnya ialah satu pendukungnya meyakinkan paling sedikit 15 orang yang ada di sekitar wilayah tersebut.

“Yang hadir di sini untuk meyakinkan minimal 15 orang yang ada di lingkungan masing-masing. Seperti besan, ipar, sepupu dan yang lainnya,” tutur dia. Dan dari 15 orang tersebut, Prabowo menambahkan juga kembali meyakinkan 15 orang lagi sampai pada tanggal pemilihan Presiden yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019 mendatang. Dirinya juga mengajak untuk menciptakan gerakan bola salju ataupun gerakan rakyat.

“Karena gerakan rakyat ini tidak bisa dibeli. Makanya, kita harus meyakinkan minimal 15 orang sampai tanggal 17 April mendatang,” imbuhnya.

Dirinya menyatakan bahwa pertemuan bukanlah hal yang penting, melainkan gerakan yang berasal dari kader partai, tokoh agama, tokoh  masyarakat untuk bisa menyakinkan lingkungan sampai pada tanggal 1 April mendatang.

“Yang penting tokoh agama, tokoh masyarakat kader partai. Kita perlu suatu ikhtiar untuk meyakinkan lingkungan kita, kerabat-kerabat kita untuk tanggal 17 April berondong-bondong ke TPS,” pungkasnya.

via Guyonan Prabowo Sebut Tangan Orang Banyumasan Keras-Keras

credit by #913

Slamet Ma’arif Jadi Tersangka Lantas Kenapa Jokowi Panik

Ketua Sekretariat Nasiona Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Muhammad Taufik beranggapan adanya kepanikan dari capres petahana Joko Widodo (Jokowi) saat Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif ditetapkan menjadi tersangka.

Menurut Taufik kepanikan yang dimaksud adalah Jokowi khawatir tidak dapat memenangkan debutnya di Pilpres 2019.

“Ketua PA 212 jadi tersangka, ini bagian dari kepanikan,” kata Taufik saat berada di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/19).

Slamet Ma’arif Jadi Tersangka Lantas Kenapa Jokowi Panik

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu khawatir kepanikan pemerintahan saat ini bisa memunculkan kembali blunder-blunder yang justru merugikan Jokowi sebagai petahana dan menguntungkan kubunya sebagai penantang Jokowi di Pilpres 2019.

“Kalau blunder terus, terus, terus, Insya Allah ini tanda kita [Prabowo-Sandi] mau menang,” kata Taufik.

Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon melihat capres petahana akan terus melakukan blunder-blunder dalam pernyataan maupun kebijakannya jelang Pemilu 2019 yang berlangsung 17 April mendatang.

Dianggapnya terdapat upaya kriminalisasi terhadap orang-orang yang berhubungan baik dengan Prabowo-Sandi, seperti musisi Ahmad Dhani yang divonis bersalah maupun Slamet Maarif yang dijadikan tersangka pelanggaran pemilu.

“Mungkin mereka berpikir dengan menangkapi orang-orang ini mereka akan menang,” ujar Fadli.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta para pendukungnya untuk aktif mengawasi segala bentuk kecurangan yang dilakukan lawan politiknya, yang diangggap Fadli bisa menggunakan berbagai cara untuk mengalahkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

“Ini yang saya kira tanggung jawab kita untuk hadir, untuk aktif. Saya yakin ada berada di dalam satu garis yang benar,” ungkap Fadli.

via Slamet Ma’arif Jadi Tersangka Lantas Kenapa Jokowi Panik

credit by #913

Fadli Zon Perkirakan Prabowo-Sandi Unggul 63% Di Pilpres 2019

Jakarta – Fadli Zon selaku anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi memperkirakan bahwa calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi akan menang diantara 63% persen. Perihal tersebut dikatakan oleh Fadli Zon berhubungan Survei Internal dari pihaknya, yang menyatakan bahwa Prabowo – Sandi sudah melampaui kubu lawannya.
Dikutip pada Selasa (12/02/19) “Kalau menurut saya sih prediksi kami, insya Allah kami menang 63 persen,” kata Fadli saat ditemui di kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga, Jakarta Pusat.
Kemudian Fadli pun menyindir pencitraan yang dilakukan oleh capres 01 untuk meninggikan elektabilitasya yang telah sragnan. Fadli menilai bahwa banyak janji presiden saat ini banyaj yang tak terwujudkan sampai-sampai tidak dapat menolong elektabilitasnya serta malah hanya menyebabkan pencitraan.
 “Artinya, tidak ada capaian yang membuat rakyat ini menambah atau mengokohkan pilihannya karena janjinya enggak ditepati,” terang Fadli.
“Seorang petahana itu biasanya bicara bahwa ini lho yang sudah saya lakukan, ini keberhasilan saya, tetapi klaim itu terlalu mudah dipatahkan, akhirnya menjadi gimmick-gimmick, pencitraan,” imbuhnya.
Fadli Zon Perkirakan Prabowo-Sandi Unggul 63% Di Pilpres 2019
Fadli Zon Perkirakan Prabowo-Sandi Unggul 63% Di Pilpres 2019

Fadli menyindir salah satu pencitraan yang dilakukan presiden saat ini ialah pada saat Presiden saat ini beserta keluarganya jalan – jalan ke Kebun Raya Bogor pada bulan Desember 2018 lalu. Fadli juga menyinggung bahwa pencitraan trsebut masuk dalam sebuah teori yang dinamakan photo operation. Fadli menilai bahwa teori itu ada pada saar Pemilihan Presiden di Amerika Serikat.

Pria yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menerangkan bahwa apabila pencitraan dilakukan berdasarkan teori, maka nantinya akan berefek maupun citra yang terwujud. Kenapa begitu? Fadli mengklaim bahwa pencitraan keluarga harmonis Presiden saat ini malah terlihat seperti brutal sebab pembuatnya tidak mengerti akan teori tersebut.
“Di pilpres Amerika itu memang ada teorinya, namanya photo ops, memang dia sengaja berikan pencitraan untuk dapatkan impact tertentu bahwa kita ini memang keluarga harmonis. Itu dibikin rapih, ini (Jokowi) dibikin pencitraan brutal karena tidak mengerti teorinya,” Pungkas anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi, Fadli Zon.

via Fadli Zon Perkirakan Prabowo-Sandi Unggul 63% Di Pilpres 2019

credit by #913

Prabowo Gelar Pidato Kebangsaan Di Basis Massa PDIP Jawa Tengah

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto rencananya akan menyampaikan pidato kebangsaan di wilayah basis massa PDI Perjuangan (PDIP) dan Joko Widodo (Jokowi) di Semarang, Jawa Tengah.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menginformasikan pidato itu akan digelar di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/2/2019).

“Ya beliau rencananya akan melakukan pidato kebangsaan yang diselenggarakan oleh Universitas kebangsaan RI di Kota Semarang, kalau tidak salah tanggal 15 [Februari],” ujar Muzani, Jakarta, Selasa (12/2/19).

Diluar Pidato Kebangsaan, Muzani mengatakan bahwa Mantan Danjen Kopassus itu  akan menggelar safari politiknya ber keliling Provinsi Jawa Tengah dalam waktu dekat.

Kabarnya saat berada di Markas Kekuatan Jokowi itu, Muzani mengaatakan Prabowo akan bersilaturahmi dan menerima segala aspirasi masyarakat Jawa Tengah terkait berbagai persoalan bangsa jelang Pilpres 2019.

“Saya tidak tahu, tapi yang paling penting kan sebagai calon Presiden bukan hanya calon presiden, calon anggota DPR juga sama harus menyalami, mengenali bertatap muka, bersalaman haruslah muka bahkan berdialog dengan rakyat yang memilihnya,” ujar Murzani.

Sementara, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean ikut hadir untuk memastikan Prabowo dalam menyampaikan pidato kebangsaan di Semarang  tersebut.

Menurut Ferdinand acara itu didesain sebagai arena Prabowo untuk membuka berbagai persoalan dan memberikan solusi yang ditawarkan bagi masyarakat Indonesia.

“Misalnya masalah Indonesia banyak problema ya, masalah pertumbuhan ekonomi, masalah tenaga kerja, masalah utang menggunung dan banyak lainnya, termasuk masalah ketidakadilan,” ujar Ferdinand.

Ditambahkan, Ferninand bahwa pihaknya sengaja mendesain gelaran pidato kebangsaan Prabowo itu. Agar dapat merebut suara bagi Prabowo-Sandiaga di Jateng pada Pilpres 2019.

“Makanya di sini akan mengunci bila ada upaya-upaya curang terjadi. Kita ingin membuktikan bahwa rakyat menginginkan perubahan. Kandang Banteng aja bisa kita raih apalagi daerah lain,” imbuhnya.

Sebagai informasi Jawa Tengah selama ini identik sebagai basis massa PDI Perjuangan dan Joko Widodo. Pada Pemilu 2014, pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla menang telak atas pasangan Prabowo-Hatta di Jawa Tengah. Saat itu Jokowi-JK meraih 12.959.540 atau 66,65 persen suara. Sedangkan Prabowo-Hatta meraih 6.485.720 atau 33,35 persen suara.

via Prabowo Gelar Pidato Kebangsaan Di Basis Massa PDIP Jawa Tengah

credit by #913

Prabowo-Sandi Janji Buat Energi Alternatif Untuk Tingkatkan UMKM

Jakarta – Saat kini Negara Indonesia tengah kembangkan energi terbarukan (EBT). Yakni merupakan salah satu kebijakan Indonesia pada Dunia sebagai langkah mengurangi persentasi emisi gas karbon nasional sampai dengan 29 % atau setara dengan (41 persen dengan bantuan internasional) di sejumlah bidang.

Diantaranya ialah bidang energi yang mencakup pembangkit serta transportasi, proses industri, product use serta waste dan juga land-use change and forestry (LULUCF). Kebijakan Indonesia di letakkan dalam sebuah draft Nationally Determined Contributions (NDCs) selama rentang waktu 2020-2030. Hal tersebut tertera di dalam sebuah kesepakatan Paris tahun 2015, pada KTT Iklim.

Bermacam keputusan sudah dilakukan, contohnya seperti pembangunan Pembangkit Listrik yang memanfaatkan energi alternatif, mobil listrik, sampai dengan pengembangan penggunaan bahan bakar solar Biodiesel sebesar 20 % (B20) yang menargetkan dapat dipakai untuk semua jenis kendaraan bermotor sebagai pengganti bahan bakar minyak (BBM).

Diketahui bahwa bergantungnya Indonesia pada impor minyak masih terus mengusik defisit transaksi berjalan atau current account defisit (CAD). Impor minyak mentah serta BBM saja sampai pada November tahun 2018 mencacat sebanyak Rp 176 Triliun.

Dan hadirnya pemakaian B20 ini, maka Indonesia dapat mengurangi bergantungnya impor minyak. Walaupun begitu, keputusan tersebut tidak dapat hilang begitu saja dari masalah yang ada, yakni pencemaran lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Dian Fatwa, anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengklaim bahwa apa yang dilakukan kubu petahana dalam pengembangan EBT tidak mendorong para perubahan iklim, seharusnya energi alternatif bertujuan untuk membuat energi yang ramah lingkungan.

Dian menilai perihal tersebut tidak luput dari permainan politik. “Jadi lobi yang cukup kuat di bidang ini yang membuat kenapa kebijakan kebijakan energi ini tdak berhasil. ini yang menjadi keluhan dari para aktivis lingkungan kenapa kebijakan kebijakan Jokowi tidak mendukung kepada proses perubahan iklim,” ujar Dian.

Diketahui bahwa beberapa aktivis lingkungan juga sering kali memprotes sebab adanya kerusakan lingkungan karena keputusan pemerintah. Layaknya kebakaran lahan gambut sampai dengan pembagunan pembangkit listrik yang cukup jadi pengganggu lestarinya alam.

Prabowo-Sandi Janji Buat Energi Alternatif Untuk Tingkatkan UMKM
Prabowo-Sandi Janji Buat Energi Alternatif Untuk Tingkatkan UMKM

Dan mengetahui hal tersebut dalam Pemilihan Presiden 2019 nanti, paslon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi akan menekankan pada energi security. Hal tersebut ialah pembangunan sebuah energi yang ramah lingkungan. Tak hanya itu, keputusan yang akan dibentuk ialah dengan perencanaan yang matang sehingga nantinya tidak akan menggangu lestarinya alam.

“Bang Sandiaga selalu melihat setiap kebijakan harus dimulai dengan data. Dimulai dengan planning yang jelas. Di mana sih sebetulnya kekurangan, kelemahan, kelebihan kita? Baru kita lakukan eksekusi,” sambungnya.

Hal yang sama dituturkan oleh Andi Yuliani Paris, anggota BPN mengimbuhkan bahwa Prabowo-Sandi akan membuat sebuah energi alternatif selain ramah lingkungan, juga bisa diperoleh masyarakat dengan harga yang murah.

“Prabowo-Sandi ini kan punya komitmen untuk meningkatkan kewirausahaan, nah untuk pengembangan UKM-UKM ini tentu perlu energi yang murah. nah energi yang murah ini adalah energi yang sumbernya bisa didapatkan dari wilayah sekitarnya,” terangnya.

Dan Andi menilai bahwa dengan adanya kelanjutan antara antara usaha mikro kecil serta mengenah (UMKM) dengan adanya energi baru terbarukan diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi Indonesia. Yang mana 56 % pertumbuhan ekonomi Indonesia diperoleh dari UMKM.

via Prabowo-Sandi Janji Buat Energi Alternatif Untuk Tingkatkan UMKM

credit by #913

Pemerintahan Jokowi Bangun LRT Palembang Sudah Menguras Biaya Ditambah Merugi

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN)
Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara yang pernah menjabat sebagai Staf
Khusus Menteri PUPR ini, menilai pembangunan LRT Palembang merugikan negara. Pembangunan
proyek infrastruktur masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), seperti
proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang, menjadi pusat perhatian BPN .

Menurut Penilai BPN, Terdapat 3 Alasan proyek LRT
Palembang tersebut memeras anggaran negara :

1. Biaya operasional tidak sebanding dengan
pendapatan

Mengapa demikian karena iaya operasional LRT per
bulan yang mencapai Rp10 miliar, dinilai tidak sebanding dengan pendapatannya
yang hanya Rp 1,1 miliar per bulan.

“Artinya ada minus lebih kurang Rp 8,9 miliar
yang harus disubsidi negara. Ini bukti kesalahan perencanaan Jokowi dalam
bangun infrastruktur,” pungkas Suhendra, Senin (11/2).

2. LRT Palembang merugi sampai Rp 8,9 miliar

Dikatakan Suhendra pembangunan LRT Palembang tidak
terencana dengan baik. Hal itu, dikarenakan hampir sama dengan apa yang pernah
disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Sedari awal proyek LRT Palembang ini
dilaksanakan, saya dalam posisi yang mempertanyakan kelayakan bisnisnya. Dan
ternyata kekhawatiran saya tersebut terjawab saat ini, tentang operasional cost
yang defisit,” pungkasnya.

Sebagai informasi bahwa kota Palembang penduduknya
berjumlah sekitar 1,5 juta jiwa dinilai belum perlu LRT. Kenyataannya hal
tersebut, disambung Suhendra, semakin memberikan kesan kuat bahwa pembangunan
infrastruktur hanya demi pencitraan.

Sekarang ini, Suhendra memaparkan bahwa pembangunan
LRT Palembang menuai protes dari rakyat. Bahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera
Selatan beserta Pemerintah Kota Palembang menolak menanggung minus beban
operasional Light Rail Transit (LRT) yang mencapai Rp 8,9 miliar per bulan.

“Beberapa waktu lalu Wakil Gubernur Sumsel
Mawardi Yahya menyatakan dengan tegas menolak menanggung minus operasional LRT
Palembang. LRT bukanlah aset milik daerah melainkan aset milik negara, sehingga
sudah seharusnya seluruh biaya baik operasional maupun pemeliharaan dan lainnya
menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Jangan ketika rugi, dilempar ke
pemerintah daerah yang disuruh bayar,” paparnya.

3. BPN dorong pemerintah sentuh langsung masyarakat
lewat infrastruktur

Mantan Staf Khusus Menteri PUPR mengatakan daripada
menghamburkan uang rakyat untuk subsidi operasional LRT Palembang, lebih baik
pemerintah menggunakan anggaran negara tersebut untuk membangun infrastruktur
dasar yang langsung bisa dirasakan masyarakat.

“Malah lebih manfaat uang untuk tutupi biaya
operasional LRT sebaiknya untuk bangun perumahan murah, jaringan air minum atau
air bersih, bangun puskesmas, atau bangun gedung-gedung sekolah yang sudah
rusak. Jadi jelas, uang pajak rakyat kembali ke rakyat.” pungkasnya.

Pemerintah seharusnya mempertimbangkan apabila
diharuskan membangun infrastruktur carilah infrastruktur yang mempunyai banyak
manfaat buat masyarakat banyak.

via Pemerintahan Jokowi Bangun LRT Palembang Sudah Menguras Biaya Ditambah Merugi

credit by #913

Jawab Keluhan Para Petani Prabowo-Sandi Nantinya Akan Berhentikan Impor Gula

Brebes – Saat melakukan kunjungan politiknya ke Jawa Tengah, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menyempatkan dirinya untuk berbincang-bincang bersama para warga dan para petani di daerah Brebes. Dan saat berbincang, para petani tersebut mengatakan aspirasinya yang menayampaikan bahwa mereka mengeluhkan impor gula kepasa Sandiaga yang mana diklaim justru merugikan.

Dikutip pada Minggu (10/01/19) “Duh pak, petani ini menangis, tidak ada yang nolongin. Kenapa sih impor gula terus? Kasihan petani tebu ini”, ucap salah satu petani yang dikeathui bernama  Abdul Choir di Lapangan Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Petani yang bernama Abdul tersebut menyampaikan bahwa akibat dari impor gula ialah tutupnya pabrik yang ada di Jawa Tengah. Abdul menyampaikan bahwa banyak petani yang menderita sebab adanya kebijakan tersebut. “Bayangkan pak, pabrik gula yang tadinya ada 13 di Jawa Tengah, sekarang tinggal lima. Saya mau tanya apa yang ada di benak bapak biar petani nggak menangis?,” tanya Abdul.

Kemudian Sandiaga mengatakan bahwa dirinya sudah membuat kontrak politik dengan para petani tersebut untuk memberhentikan impor gula. Sandiaga juga berkomitemen bahwa Koalisi nanti akan menyalakan kembali pabrik gula pemerintah tersebut.

Jawab Keluhan Para Petani Prabowo-Sandi Nantinya Akan Berhentikan Impor Gula
Jawab Keluhan Para Petani Prabowo-Sandi Nantinya Akan Berhentikan Impor Gula

“(Kontrak politik) salah satunya stop impor saat petani tebu panen serta menghidupkan kembali pabrik gula pemerintah,” ujar andiaga.

Dan mengenai tebu, Sandi juga sudah menandatangani kontrak politik dengan oara petani tebu yang ada di Lumajang, Jawa Timur pada tahun 2018 lalu. Terdapat tujuh permintaan para petani yang harus segera diselesaikannya apabila nantinya pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi menangi Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

Dikutip pada Kamis (20/12/18) lalu “Saya bacakan lagi kontrak tujuh poin yang diminta para petani tebu untuk dibenahi. Stop impor, memberantas mafia pangan, subsidi pupuk, aat-alat pertanian, revitalisasi pabrik gula pelat merah, memberikan kredit lunak dan ringan pada petani tebu, menghapus monopoli penjualan gula serta memperbaiki tata niaga gula. Ini sudah saya tandatangani, Insya Allah saya akan penuhi jika amanat diberikan kepada Pak Prabowo dan saya,” pungkas Sandiaga saat berkampanye di Kediri, Jawa Timur.

 

via Jawab Keluhan Para Petani Prabowo-Sandi Nantinya Akan Berhentikan Impor Gula

credit by #913