Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dikabarkan telah membatalkan rencana kunjungannya terkait agenda kampanye dikarenakan esok jatuh sebagai hari besar keagamaan bagi umat yang beragama Hindu yaitu Hari Raya Nyepi. Sandiaga memberikan tanggapan untuk menghormati umat Hindu yang merayakan disetiap Tahun Baru Saka.
“Kita hormati. Kita tidak akan kampanye pada hari itu (Nyepi),” jelas Sandiaga, Rabu (6/3/19).
Hormati Umat Hindu Prabowo-Sandi Himbau Timnya Batalkan Semua Jadwal Kampanye Besok
Menurut Sandiaga bahwa pihaknya telah sepakat memberi penghormatan bagi pemeluk agama lain untuk merayakan hari rayanya. Maka untuk itu, Sandiaga dan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto memutuskan tidak berkampanye pada Hari Raya Nyepi besok.
“Semua sepakat kita berikan penghormatan kepada saudara-saudara kita umat Hindu. Saya tidak akan melakukan kegiatan kampanye. Sehari penuh saya batal,” jelasnya.
Cawapres nomor urut 02 itu mengatakan imbauan untuk tidak berkampanye saat Nyepi juga telah dia sampaikan kepada Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno. Dan lagi, hal itu juga menjadi bagian dari keputusan KPU.
“Saya sampaikan ke BPN dan itu keputusan KPU kita hormati,” tutup Sandiaga.
JAKARTA – Tim Bendahara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Calon presiden dan wakil presiden nomor urut Prabowo – Sandi melansir laporan dana kampanye dimulai dari bulan September tahun 2018 sampai dengan bulan Februari 2019.
Dan berdasarkan hasil laporan tersebut diketahui bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo – Sandi menerima sebanyak Rp 134 miliar. Yang mana dana kampanye tersebut didominasi dari dana pribadi Prabowo Subianto dengan wakilnya Sandiaga Salahuddin Uno. Diketahui bahwa Prabowo Subianto mengeluarkan dana kampanye sebanyak Rp 36,4 miliar, sedangkan dari wakilnya Sandiaga Uno mencapai Rp95,4 miliar.
Dikutip pada Selasa ( 05/03/19 ) “Sisanya mendapatkan sumbangan pihak lain perorangan sebesar Rp 386.654.500 dan sumbangan pihak lain kelompok sebesar Rp 478.741.010,” ujar Thomas Djiwandono selaku Bendahara Umum Badan Pemenangan Nasional melalui keterangan tertulisnya.
Berikut Adalah Total Dana Kampanye Prabowo-Sandi
Dan dari kalangan kelompok, Sumbangan yang paling besar diberikan dari Padi Pro Pribumi Jakarta sebanyak Rp 200 juta. Dan untuk perorangan , sumbangan terbesar yang diberikan oleh Iman Loebis dari Jakarta yakni sebanyak Rp 100 juta. Bendahara Umum Badan Pemenangan Nasional itu menyampaikan bahwa dari sumbangan dana kampanye tersebut, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo – Sandi juga sudah mengeluarkan dana sebanyak Rp 116,8 miliar. Thomas merincikan untuk pengeluaran dana terbesar, yaitu untuk melengkapi bahan kampanye sebanyak Rp 38 miliar.
“Pengeluaran lainya seperti dana operasional, pembelian peralatan, pertemuan terbatas, tatap muka, iklan media, dan APK,” ujarThomas.
Dan untuk Rp35,9 miliar telah dikeluarkan untuk biaya kegiatan lainnya seperti salah satunya kampanye di media sosial, sekretariat, media center, operasional posko, sosial kemasyarakatan, serta teritori dan jaringan.
Jakarta – Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi kembali memperoleh kekuatan baru seusai dari ratusan Alumni Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) deklarasi dukungan serta berjanji untuk memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 mendatang. Yang mana deklarasi tersebut diselenggarakan di Hotel, Cililitan, Jakarta Timur, pada Minggu (03/03/19) lalu, yang mana dihadiri langsung oleh wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno.
Kemudian dukungan dari para alumni ITSN menambah daftar dari dukungan Alumni sejumlah kampus yang lebih dulu mengadakan deklarasi. Sandi mengaku bangga serta mengapresiasi dukungan yang di berikan untuk menambah energi relawan untuk merealisasikan harapan untuk mempunyai pemimpin baru. Di depan para Alumni ITSN, Sandi juga mengimbau agar mereka ikut berjuan secara militan untuk dapat memenangkan Paslon 02 di sisa waktu 46 hari mendekati masa pemilihan.
“Bahwa ini adalah perjuangan bukan untuk kita tapi untuk anak cucuku kita. Kita ingin perbaikan ekonomi. Fokus agar bangsa ini lebih baik,” kata Sandi.
Sandi juga berpesan, untuk kedepannya agar ISTN bisa menjadi sebuah sekolah tinggi yang berkualitas yang dapat menciptakan lulusan terbaik yang bermanfaat bagi bangsa.
“ISTN semoga semakin menyala tidak meredup agar Indonesia tetap maju,” tutur Sandiaga.
Prabowo-Sandi Peroleh Kekuatan Baru Dari Deklarasi Alumni Kampus ISTN
Acara deklarasi tersebut juga didatangi oleh sejumlah politikus serta anggota dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang diantaranya ialah Waketum Gerindra Fadli Zon Ketua DPP Gerindra Riza Patria yang juga merupakan alumni ISTN serta sejumlah tokoh yang lain. Wahyu Dewanto selaku salah satu alumni ISTN merasa terpanggil untuk ikut memenangkan Prabowo-Sandi untuk perubaham bangsa yang lebih baik lagi.
Para alumni ISTN bahkan sudah mempunyai sekretariat yang bernama Rumah Besar Relawan Prabowo-Sandi alumni ATN/STTN/ISTN yang terletak di bilangan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Setelah acar deklarasi berjalan, Wahyu akan pastikan bahwa dirinya dan juga teman-teman alumni lainnya akan sekuat tenaga untuk memenangkan Prabowo-Sandi di masyarakat untuk memberikan sebuah kontibusi penuh untuk kemenangan Prabowo-Sandi.
“Tentunya setelah deklarasi akan banyak kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang kami lakukan. Salah satunya akan membentuk satgas di TPS masing-masing wilayah. Bahwa kami sangat serius mengawal majunya program adil dan makmur untuk rakyat indonesia. Penciptaan lapangan pekerjaan menjadi sorotan penting untuk dilakukan Prabowo-Sandi ke depan, termasuk keadilan masalah Hukum,” pungkasnya.
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto memberikan sambutan di acara Silaturahim dan Konsolidasi Nasional Aliansi Pencerah Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019). Ia mengungkapkan keadaan sekarang ini bahwa air, pangan, dan energi masih menjadi kendala utama yang harus segara diselesaikan oleh pemerintah Indonesia.
Prabowo menyebutkan, Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) menilai terdapat lingkaran setan tentang ketimpangan yang disebabkan krisis pangan, energi, dan air.
Prabowo menilai permasalahan di tiga sektor tersebut masih menghantui Indonesia lantaran terjadi ledakan jumlah penduduk dan perubahan iklim dunia.
Prabowo : Permasalahan Air, Pangan Dan Energi Masih Hantui Indonesia
Dikatakan Prabowo terdapat 4,5 juta kelahiran di Indonesia setiap tahunnya sehingga pemerintah harus berpikir menyediakan pangan dan kebutuhan lainnya untuk bayi-bayi tersebut.
“Berarti kelahiran tiap tahun bisa terjadi 4 juta lebih, 4,5 juta lebih. Mulut baru harus kita santuni, harus kita siapkan, tiap tahun. Dalam lima tahun berarti 20 juta warga negara Indonesia baru, 20 juta orang butuh tambahan makanan, butuh sekolah, butuh rumah sakit,” kata Prabowo.
Sebab itu, disambungnya, pemerintah harus memikirkan permasalahan tersebut. Hal ini jika tidak segera ditangani, maka permasalahan tersebut akan terus berlarut dan memunculkan ketimpangan sosial.
Menurut Prabowo permasalahan ketimpangan sosial yang tidak terselesaikan bisa mengarah pada munculnya huru-hara.
“Jika ini tidak ditangani sekarang terjadi ketimpangan ekonomi, disparity. Kalau ketimpangan ekonomi biasanya terjadi huru-hara. Orang yang tidak makan masa dia mau nunggu tidak makan? Menuju ke negara gagal. Ini United Nation,” ujar Prabowo.
“Pangan, energi, water. Ya kan. Kita bikin infrastruktur yang hebat-hebat, kalau enggak ada makan piye? Ya kan. Punya jalan tol bagus, enggak ada bahan bakar, ya terpaksa pakai kuda juga,” katanya.
JAKARTA – Prabowo Sandi akan melawan mengenai propaganda hitam yang berhubungan dengan produk minyak sawit. Beberapa langkah strategi juga telah disiapkan, antara lainnya ialah menjamin adanya sebuah “level playing field” diatara eksportir Indonesia dengan para korporasi global terkait.
Dradjad Wibowo selaku salah satu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, menyampaikan bahwa terdapat sebagian pihak yang mengklaim bahwasannya paslon Capres belum mengatakan terkait dengan peraturam ekonomi yang konkret. Djadjat menilai bahwa sebenarnya peraturan tersebut telah ada di dalam sebuah visi dan misi dan juga sebagia telah ada di dalam debat. Tapi memang perinciannya belum bisa di bahas, dan hal tersebut menampakkan seolah-olah tidak konkret.
Dan juga, yang selanjutnya ramai diperbincangkan di pers serta media sosial terkait dengan perkataan “ceblang-ceblung” yang minim akan berita peraturan. Dikutip pada Sabtu (02/03/19) “Saya sering menolak merespon “ceblang-ceblung” tersebut. Karena, tidak produktif dan tidak mendidik,” kata Dradjad kepada media yang meliputnya.
Dan dari sisi Prabowo-Sandi. Dradjat memberi contoh keputusan yang lebih konkret. Seperti misalnya mengenai stabilisasi makro, khususnya nilai tukar rupiah. Dradjad mengatakan bahwa defisit perdagangan harus diturunkan, bahkan sampai neraca perdagangan kembali ke surplus. Neraca perdagangan ini sekarang memang tengah menjadi salah satu faktor resiko krusial bagi ekonomi Indonesia.
“Cara yang akan ditempuh Prabowo-Sandi antara lain adalah dengan memberi dukungan yang all out terhadap produk andalan ekspor Indonesia,” ujar Pria yang juga merupakan ekonom INDEF tersebut.
Dradjat menjabarkan bahwa minyak sawit , kertas dan bubur kertas, sering menjadi tujuan dari kampanye negatif. Dan sebagian dari kampanye itu bagus untuk memperbaiki pengelolaan hutan maupun kebun secara lestari lingkungan serta sosial. “Tapi sebagian kampanye itu hanya propaganda hitam,” tuturnya.
“Jangan lupa, visi misi Prabowo-Sandi secara eksplisit mendorong eksportir mendapat sertifikasi kelestarian yang diakui dunia internasional. Sehingga, produk mereka bisa lebih diterima di pasar yang sensitif lingkungan,” tutur anggota Dewan Kehormatan PAN ini.
Dan dalam pengendalian impor, Dradjad menyampaikan, beberapa pryek yang memiliki impor tinggi juga perlu adanya sebuah peninjauan ulang serta diundur. Impor pangan juga perlu dipangkas sampai sekecil mungkin, dalam memajukan produski di dalam negeri. Oleh sebab itu, yang juga sudah dijabarkan Prabowo saat debat yang kedua, Prabowo memberi pengutamaan kepada para penjamin harga yang sesuai bagi produsen yakni seperti petani, peternak, nelayan dsb. Dan di sisi lainnya, melindungi harga yang terjangkau untuk para konsumen. Peraturan terkait harga pangan nantinya juga akan menjadi salah satu strategi kunci dari Prabowo-Sandi.
Terakhir juga Dradjat menilai sebebnarnya masih banyak perincian akan peraturan yang lainnya. Mencakup juga langkah untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi menjadi 6% di tahun 2020 serta menaikan rasio pajak secara bertahap menjadi sebanyak 16%. “Dalam kesempatan lebih lanjut, hal tersebut kita bahas bersama,” pungkasnya.
Jakarta – Menjelang masa pemilihan Presiden yang akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang, persaingan antara Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 dengan Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 semakin panas, termasuk juga persaingan antara popularitas juga terjadi semakin ketat.
Berdasarkan pantauan pencarian topik di Google Trend, menunjukan bahwa kepopularitasan Prabowo makin hari semakin membalap dan mendekat ketenaran paslon lawannya. Dan berdasarkan data yang telah dikumpulkan dari analisis Media Sosial Drone Emprit, berdasarkan hasil Google Trends tersebut untuk Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 sangat mengembirakan, karena pantauan dari data Google pada setahun yang lalu, pencarian topik Prabowo sangatlah kecil dan bahkan kurang dari separuh pencarian dari paslon 01.
Trend melonjaknya pencarian kata kunci Prabowo di Internet terjadi pada bulan Agustus yang lalu. Drone Emprit mencatat, pada bulan Agustus tersebut pencarian Prabowo melonjak pesat bahkan telah mengalahkan pencarian dengan kata kunci Paslon 01 tersebut.
Popularitas Prabowo-Sandi Semakin Naik, Jaminan Kemenangan Di Pilpres
Melonjaknya pencarian mengenai Prabowo Subianto tersebut berkaitan dengan masa sesaat seusai pendaftaran Calon Presoden 2019 dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Setelah masa tersebut, popularitas Prabowo sempat menurun dan Paslon 01 kembali mengambil alih.
Dikutip pada Kamis (28/02/19) “Selanjutnya tren Jokowi tetap lebih tinggi seperti biasa, namun selisih dibanding Prabowo makin dekat,” tulis laporan analisis Tren Jokowi vs Prabowo Drone Emprit.
Dan terakhir Trend Prabowo Subianto kembali bisa membalap kepopularutas paslon 01 semakin terasa pada sebulan terakhir ini. Interest atau ketertarikan publik kepada pencarian Prabowo Subianto semakin bisa mengguli dibandingkan pasangan lawannya.
Mengingat trend menyatakan bahwa popularitas Prabowo merangkak naik membalap ketenaran paslon 01. Pada 27 Februari lalu, pihak Prabowo-Sandi kencang dalam membuat tagar kampanye yang semakin melonjak popularitas Prabowo. Yang mana hasilnya menunjukan bahwa tren percakapan paslon 01 lebih rendah dari Prabowo, share of voice 46 persen melawan 54 persen untuk Prabowo.
“Jika popularitas terus turun meski di media sosial, hal ini bisa menurunkan semangat dan militansi pendukung. Untuk waktu yang lama kemungkinan bisa berimbas pada elektabilitas,” saran Drone Emprit.
Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berpidato di depan pendukungnya di acara Deklarasi GPK Jateng DIY Mendukung Prabowo Subianto, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (27/2/19). Ia menjelaskan bahwa dirinya menyesal kenapa tidak melakukan kudeta atau perebutan kekuasaan.
Pidato penyampaian tersebut juga diunggah secara live oleh channel YouTube Gerindra TV. Dalam pidatonya, Prabowo mulanya bersyukur dirinya selalu diselamatkan oleh Allah. Baik di saat perang maupun keadaan yang sulit.
“Saya berkali-kali menerima hidayah dari yang Maha Kuasa, di daerah perang saya selalu diselamatkan, dikepung bisa lolos, terus menerus diberi keberhasilan, kemenangan,” kata Prabowo.
Bosan Difitnah Lakukan Kudeta, Prabowo : Orang Sabar Itu Di Sayang Allah SWT
Kemuadian, Ketua Umum Gerindra ini menyebutkan bahwa dirinya juga pernah difitnah melakukan kudeta.
“Saya pun pernah difitnah mampu melakukan kudeta,” pungkasnya.
“Pernah saya menyesal kok enggak saya lakukan kudeta itu. Ya kan?.”
“Enggak melaksanakan, dituduh melaksanakan, lebih baik saya laksanakan saja sekalian,” pungkasnya.
Perkataan dari Ketum Partai Gerindra ini langsung disambut sorak sorai dari para pendukungnya. Untuk diketahui, kelakar Mantan Danjen Koppasus itu sering dikemukakan dalam beberapa kali pidatonya. Dimana Prabowo pernah mengatakan hal yag sama saat menjadi pembicara kunci dalam bedak buku karyanya, 1 September 2018 yang lalu.
“Orang sabar itu disayang Allah SWT. Prabowo sekarang sudah sabar. Harusnya kudeta dulu. Eh, enggak-enggak ini joke,” gurau Prabowo sambil tertawa.
“Saya sudah tiga kali ikut pemilu. Mungkin kalau sekarang ikut lagi yang keempat kali. Tapi tetap dibilang Prabowo ini tidak demokratis. Prabowo ini bakat-bakat diktator. Dulu saya dituduh mau kudeta. Mau kudeta,” pungkas Prabowo.
Yogyakarta – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan dalam pidatonya di Yogyakarta menyampikan bahwa tugas dari pemimpin ialah untuk membahagiakan rakyatnya secara adil, bukan hanya untuk beberapa orang saja.
Dikutip pada Rabu (27/02/19) “Pemimpin itu hanya ingin rakyatnya sehat, rakyatnya bahagia, tidak kekurangan apapun, dan itu tekad saya,” tutur Prabowo dalam acara deklarasi dukungan ribuan purnawirawan TNI dan Polri yang diselenggarakan di Grand Pasific Hall, Yogyakarta.
Prabowo mengatakan bahwa pada saat dirinya nanti menangi Pemilihan Presiden 2019 dan menjadi Presiden di periode 2019-2024 mendatang, Prabowo ingin bisa melihat seluruh masyarakat Indonesia bisa tersenyum bahagia sebab apa yang dititipkan kepadanya akan dapat dilaksanakan dengan jujur serta bertanggung jawab. “Saya ingin nanti bisa melihat rakyat Indonesia bahagia.” tutur Prabowo.
Prabowo Subianto bersumpah dengan wakilnya Sandiaga Salahuddin Uno beserta tim koalisinya akan menjalankan pesan amanah rakyat dengan sebaik – baiknya pada saat dirinya mempimpin Indonesia. “Tekad tim kami, kami bersumpah akan berjuang bagi seluruh rakyat Indonesia.” ujar Prabowo.
Prabowo juga menyampaikan bahwa hukum yang tidak adil serta kecacatan ekonomi yang mengakibatkan masyarakat keleparan tidak boleh lagi ada di era kepemimpinannya nanti.
Prabowo: Tekad Kami Bersumpah Akan Berjuang Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Mantan Danjen Kopassus ini menuturkan bahwa apa yang sudah sering kali disampaikan dalam orasi – orasi yang sebelumnya ini, Prabowo menyampaikan masalah bangsa Indonesia merupakan korupsi oleh para elite.
Prabowo menyampaikan bahwa para elite tersebut sudah mencuri uang semua masyarakat yang mengakibatkan kemiskinan selalu bertambah. Prabowo menyampaikan bahwa hal yang seperti itu tidak bisa terus untuk dibiarkan terjadi.
“Kalau perasaan saya mengatakan korupsi di Indonesia ini sudah stadium empat, benar tidak?” Prabowo bertanya kepada pendukungnya yang datang di acara tersebut.
”Hei kau yang mencuri uang rakyat, rakyat sudah pintar, jangan kau bohongi terus rakyat Indonesia.” pungkas Prabowo seraya berteriak lantang.
Pasangan Calon presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus melakukan update mengenai laporan terkini penerimaan dana kampanye di Pemilu Presiden 2019.
Menurut data total penerimaan dana kampanye samapai dengan 27 Februari 2019 sebesar Rp 134 miliar. Sementara pengeluaran dana kampanye yang telah keluar dan dipergunakan sebesar Rp 116,8 miliar.
Animo Masyarakat Makin Besar Sumbangan Dana Kampanye Prabowo-Sandi Hingga Februari Mencapai Rp.134 M
Bendahara BPN Prabowo-Sandi, Thomas Djiwandono menyampaikan bahwa keseluruhan penerimaan dana kampanye itu berasal dari berbagai sumber.
“Dana kampanye yang kita terima itu total Rp 134 miliar, sumbangan dari Pak Prabowo Rp 36,4 miliar dan dari Pak Sandiaga Rp 95,4 miliar,” kata Thomas, Rabu (27/2/19).
Adapun bentuk dana kampanye selain bersumber dari Pasangan Calon, penerimaan dana kampanye juga berasal dari sumbangan masyarakat. Thomas mengatakan sumbangan dari masyarakat tersebut terus mengalir sejak awal masa kampanye hingga sekarang dan masih terus mengalir.
“Sumbangan pihak lain perorangan Rp 183.465.800, sementara sumbangan pihak lain kelompok (komunitas) Rp 255.518.910. Angka ini besar sekali peningkatannya dan ini saya rasa sangat terkait dan terkoordinasi dengan kegiatan-kegiatan paslon di lapangan,” ujarnya.
Menurut Thomas Dana kampanye tersebut digunakan untuk berbagai macam keperluan dan kegiatan. Diantaranya untuk pengeluaran kegiatan operasional Rp 114 miliar dan modal Rp 2,5 miliar.
Disisi lain, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno yang juga hadir dalam konferensi pers tersebut menyebutkan, animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam perjuangan Prabowo-Sandi semakin besar. Sandi menilai, gejala tersebut terlihat di setiap titik kunjungan yang datanginya.
“Di Sukoharjo, Tegal, Brebes ada seorang anak muda yang memberikan sumbangan dari hasil tabungannya. Belum lagi di Madiun, di Palangkaraya. Sumbangan masyarakat tidak hanya berbentuk uang tapi juga urunan untuk membiayai kegiatan bersama paslon, untuk sewa tenda, sewa panggung sederhana, tentunya semua butuh biaya,” ujar Sandiaga.
Masih banyak lagi sumbangan-sumbangan yang terus mengalir ke kantong pasangan Prabowo-Sandiaga banyak pihak yang mulai menyumbang. Sumbangan datang dari perorangan sampai kelompok tertentu. Bagi kubu Prabowo, bukan persoalan jumlahnya namun semangat gotong royong dari masyarakat.
Sleman – Diketahui bahwa pada Rabu (27/02/19) mengadakan acara deklarasi para purnawirawan TNI/Polri yang dihadiri oleh Jenderal (purn) Tyasno Sudarto, Letjen (purn) Bibit Waluyo, dan mantan KSAU Imam Sufaat, dan juga beberapa Purnawirawan lainnya. Termasuk juga Jenderal (Purn) Joko Santoso yang juga merupakan Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN), serta Mantan Menko Polhukam di era presiden saat ini yakni Tedjo Edhi Purdijatno. Bibit Waluyo selaku Ketua acara “Prabowo Menyapa” mengatakan bahwa dirinya sangat terharu dengan adanya deklarasi para purnawirawan TNI tersebut.
Bibit Waluyo merasa tidak percaya sebab mendapatkan respons yang luar biasa dari masyarakat DIY dan juga Jawa Tengah. Masyarakat tersebut rela berdesak-desakan untuk ikut datang dan hadir di kegiatan tersebut, untuk mendengarkan pidato dari Calon presiden nomor urut 92 Prabowo.
“Saya terharu, tidak bisa memberi sambutan. Rakyat Bersatu Prabowo Pasti menang,” ujar Bibit.
Hal yang senada juga disampaikan oleh Mantan Menko Polhukam, Tedjo Edhi. Dirinya menuturkan bahwa dukungan dari Purnawirawan tersebut nantinya akan menjadi sebuah energi baru bagi pemenangan Prabowo-Sandi. Keberadaan Purnawirawan ini sudah tersebar ke seluruh daerah yang ada di Indonesia. Mereka semua dipersatukan dalam sebuah organisasi yang saling berkumpul serta berinteraksi. “Purnawirawan ini memiliki istri keluarga, yang akan menjadi kekuatan untuk pemenangan,” ujarnya.
Tedo percaya bahwa Prabowo nantinya akan mendapat banyak dukungan dari para purnawirawan di daerah. Sebab mereka sudah sadar dengan keadaan bangsa yang inginkan pemimpin yang bisa memakmurkan rakyatnya. “Kami yakin mereka (purnawirawan) akan mendukung (Prabowo-Sandi),” tuturnya.
Prabowo Ungkap Keadaan Bangsa Indonesia Semakin Prihatinkan
Mantan Danjen Kopassus ini kembali mengatakan mengenai keadaan bangsa Indonesia yang mana dinilai Prabowo sangat mengkhawatirkan. Prabowo juga mencemaskan keadaan bangsa ini yang sudah sangat mencemaskan untuk semua masyarakat Indonesia. Kekayaan bangsa Indonesia saat ini dinilai sudah banyak yang mengalir ke luar negeri. Perihal ytersebut juga sudah diakui oleh Menteri yang sedang memerintah di Indonesia.
Dikutip pada Rabu (27/02/19) “Lebih dari 11.000 triliun uang Indonesia di luar negeri,” kata Prabowo pada saat menghadiri deklarasi purnawirawan TNI/Polri di Pacific Hall, Jalan Magelang-Yogyakarta, Kota Yogyakarta.
Prabowo menilai bahwa keadan tersebut bisa menjadi sebuah masalah untuk keberlangsungan bangsa sebab hutang negara yang semakin lama semakin besar. Kekayaan yang diperoleh kini mengalir ke luar negeri serta APBN yang juga terus mengalami kebocoran.
“Saya menerima tugas sebagai capres karena kondisi bangsa ini butuh perbaikan,” ungkapnya.
Prabowo juga mengatakan bahwa dukungan dari para purnawirawan TNO/Polri ini akan semakin membuat Prabowo yakin bahwa banyak masyarakat Indonesia yang sadar mengenai keadaan bangsa yang sudah semakin memprihatinkan.
“Di mana-mana dukungan semakin banyak. Ini menunjukkan masyarakat semakin sadar dengan kondisi bangsa ini,” pungkas Prabowo.